HT: 95 persen masyarakat mengakses informasi melalui TV
Rabu, 26 Juni 2013 - 12:13 WIB
HT: 95 persen masyarakat mengakses informasi melalui TV
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin grup perusahaan media massa (Media Nusantara Citra) Hary Tanoesoedibjo mengatakan, sebagian besar masyarakat Indonesia mengakses informasi dan hiburan melalui media televisi (TV).
Hal itu diungkapkan dalam acara diskusi yang diselenggarakan Ikatan Jaringan Televisi Indonesia (JTI), di Hotel Arya Duta, Jakarta, har ini, (26/6/2013).
"Prospektik media televisi di tanah air sangat besar. Sekarang saya tanya masyarakat tanah air lebih banyak mana memperleh informasi? 95 % masyarakat kita menonton TV," ujar Hary.
Dia melanjutkan, selain melalui televisi, masyarakat memilih mengakses informasi melalui internet dengan prosenstase sekitar 32 persen, dan melalui radio sebesar 20 persen. "Kedua internet 32%, ketiga radio dengan 20-an persen," ujarnya.
Sementara itu kata Hary, media cetak seperti surat kabar berada diperingkat paling bawah dengan prosentase sekitar 12 persen sampai 14 persen dari minat masyarakat untuk membacanya.
"Saya katakan media cetak turun belasan persen sekitar 12 persen sampai 14 persen," ungkap politikus Hanura ini.
Seperti diberitakan, Jaringan Televisi Indonesia menyelenggarakan diskusi publik dengan tema Peran Media Televisi Mencerdaskan Pemilih Dalam Pemilu 2014. Dalam kegiatan tersebut, JTI mengundang sejumlah tokoh media dan termasuk ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan ketua Dewan Pers Indonesia.
Hal itu diungkapkan dalam acara diskusi yang diselenggarakan Ikatan Jaringan Televisi Indonesia (JTI), di Hotel Arya Duta, Jakarta, har ini, (26/6/2013).
"Prospektik media televisi di tanah air sangat besar. Sekarang saya tanya masyarakat tanah air lebih banyak mana memperleh informasi? 95 % masyarakat kita menonton TV," ujar Hary.
Dia melanjutkan, selain melalui televisi, masyarakat memilih mengakses informasi melalui internet dengan prosenstase sekitar 32 persen, dan melalui radio sebesar 20 persen. "Kedua internet 32%, ketiga radio dengan 20-an persen," ujarnya.
Sementara itu kata Hary, media cetak seperti surat kabar berada diperingkat paling bawah dengan prosentase sekitar 12 persen sampai 14 persen dari minat masyarakat untuk membacanya.
"Saya katakan media cetak turun belasan persen sekitar 12 persen sampai 14 persen," ungkap politikus Hanura ini.
Seperti diberitakan, Jaringan Televisi Indonesia menyelenggarakan diskusi publik dengan tema Peran Media Televisi Mencerdaskan Pemilih Dalam Pemilu 2014. Dalam kegiatan tersebut, JTI mengundang sejumlah tokoh media dan termasuk ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan ketua Dewan Pers Indonesia.
(lal)