Suara DPR tak lagi mewakili rakyat

Selasa, 25 Juni 2013 - 09:02 WIB
Suara DPR tak lagi mewakili...
Suara DPR tak lagi mewakili rakyat
A A A
Sindonews.com - Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menyetujui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kini dipertanyakan, apakah benar wakil rakyat mewakili suara rakyat?

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi yang telah mendapatkan persetujuan DPR melalui Sidang Paripurna, Senin, 17 Juni 2013 lalu, menjadi sebuah tanda tanya apakah benar rakyat menyetujui kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Hasil Paripurna menunjukkan bahwa kekuatan yang menyetujui BBM naik ternyata jumlahnya lebih besar dari padayang tidak setuju," ujar wanita yang akrab disapa Wiwieq itu kepada Sindonews, Selasa (25/6/2013).

Wakil rakyat yang duduk di DPR juga mewakili kepentingan partai politiknya masing-masing yang telah membawanya ke kursi DPR melalui pemilu legislatif. Sehingga anggota DPR tidak semata hanya mewakili suara rakyat, tapi juga mewakili kepentingan partai politiknya masing-masing.

"Kepentingan parpol diwakili oleh fraksinya di parlemen. Perjuangan parpol semestinya dan terutama dilakukan di parlemen melalui tupoksinya (tugas pokok dan fungsi): mengawasi kinerja pemerintah, membuat undang-undang dan anggaran," jelas Wiwieq.

"Selama Paripurna membahas BBM sikap parpol jelas, sebagian setuju dan sebagian lagi tidak setuju dengan usulan pemerintah," tambahnya.

Menurutnya keputusan DPR menyetujui usulan pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi tidak mewakili suara rakyat. "Seharusnya kalau DPR benar-benar Dewan Perwakilan Rakyat dan mewakili rakyat, kehendak untuk menaikkan harga BBM bisa dibendung agar pemerintah mencari cara lain untuk menanggulangi kekuarangan anggaran nasional," tukas Profesor ini.

"Konsistensi anggota dewan secara personal dan DPR secara institusional ditunjukkan melalui keputusan-keputusan politik yang disepakati antarmereka," tandasnya.
(lal)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved