Pendaftar haji terakhir dipastikan kena pangkas

Selasa, 25 Juni 2013 - 02:03 WIB
Pendaftar haji terakhir...
Pendaftar haji terakhir dipastikan kena pangkas
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pastikan pendaftar terakhir dengan nomor kursi besar, tidak dapat melakukan ibadah haji tahun. Hal ini merupakan kebijakan pemotongan kuota haji 2013 sebanyak 20 persen, setelah dilakukan pemotongan berdasarkan tiga kriteria untuk keselamatan calon jemaah haji.

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, pemerintah akan menseleksi bagi calon jemaah haji yang sudah berumur di atas 75 tahun ke atas. Selain itu, bagi calon jemaah haji yang sakit atau menggunakan kursi roda atau tongkat dalam keseharian dan jemaah yang sudah pernah berangkat haji.

"Kita akan lakukan pemotongan berdasarkan tiga kriteria tersebut, sesuai dengan pengurangan kuota 20 persen yang harus diterapkan," tandasnya saat ditemui di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Menurutnya, jika kriteria tersebut sudah dilakukan tetapi masih kurang dalam pemenuhan pemotongan kuota sebanyak 20 persen, maka akan dilakukan pemotongan melalui nomor urut kursi yang paling terakhir.

Suryadharma menjelaskan, hal tersebut menjadi pertimbangan yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan para calon jemaah haji, khususnya mereka yang sudah memasuki lansia dan sakit.

"Hal ini dikarenakan, melihat kapasitas tampung jamaah saat melakukan tawaf di Masjidil Haram sedang dilakukan renovasi sepertiga dari area tersbut yang hanya dapat menampung 20 ribu sampai 22 ribu," ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan, agar para jemaah haji yang lansia dan menggunakan kursi roda atau tongkat dilakukan penundaan keberangkatan.

"Semula Masjidil Haram dapat menampung 48 ribu perjamnya. Karena harus dilakukan pemotongan di lantai dua dan lantai tiga, sehingga semua jemaah hanya konsentrasi di lantai dasar. Hal ini berbahaya untuk mereka yang tua dan sakit," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved