Pemuda Demokrat desak pemerintah batalkan kenaikan BBM

Minggu, 23 Juni 2013 - 11:39 WIB
Pemuda Demokrat desak...
Pemuda Demokrat desak pemerintah batalkan kenaikan BBM
A A A
Sindonews.com - Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Kota Bekasi, King Vidor, mengajak seluruh elemen gerakan di tanah air, untuk bergerak bersama mendesak pemerintah pusat, agar membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Apalagi seiring dengan jatuhnya korban jiwa dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM. "Korban sudah jatuh, kawan kita Bintar selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)," ujar King Vidor, dalam rilisnya yang diterima wartawan, Minggu (23/6/2013).

"Kita tidak bisa diam saja. Ayo sama-sama kita bergerak mendesak agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM," imbuhnya.

Desakan kuat yang terus menerus dilakukan oleh kawan-kawan pergerakan baik dari mahasiswa, ormas atau pun buruh diharapkan bisa membuat pemerintah sadar dan membuka mata, bahwa menaikan harga BBM adalah kebijakan yang tidak populis. "Kalau semua bersatu dan gerakan ini kuat, pemerintah pasti akan berpikir ulang atas kebijakan yang telah mereka keluarkan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, langkah pemerintah menaikan harga BBM merupakan tindakan keliru, yang hanya akan membawa masyarakat Indonesia dalam jurang kesengsaraan. Pasalnya, naiknya harga BBM berdampak pada banyak hal, salah satunya naiknya kebutuhan pokok.

"Dampaknya luas, itu yang harus dipikirkan pemerintah. Kasihan rakyat. Apa pemerintah tega membiarkan rakyat dalam kesusahan," ucapnya.

Sementara di lain sisi, bantuan yang diberikan pemerintah dalam bentuk pemberian uang tunai atau beras miskin dinilai tidak tepat dan cenderung bersifat kamuflase. "Bantuan pemerintah ibarat obat itu obat bius. Ngilangin sakit tapi sebentar. Obatnya habis sakitnya kambuh lagi," sindir King.

Kenaikan harga BBM juga dinilai tidak tepat waktu. Sebab dalam dua sampai tiga bulan ke depan, kebutuhan masyarakat cenderung tinggi. "Sebentar lagi tahun ajaran baru, puasa, lebaran. Belanja masyarakat jelas meningkat. Kalau BBM naik, barang-barang jadi, apa itu tidak menjadi problem bagi masyarakat," ungkapnya.

Ada pun alasan pemerintah, menaikan harga BBM demi menyelamatkan ekonomi bangsa dinilai tidak rasional. Toh, masih banyak alokasi anggaran yang bisa dipangkas dan sumber pendapatan yang bisa digenjot guna mendongkrak perekonomian.

"Belanja pemerintah yang tidak produktif kan bisa dipangkas. Sektor pendapatan juga bisa digenjot. Bukan malah mengorbankan rakyat. Ini jelas tindakan keliru. Ini juga bukti bahwa rezim SBY gagal mengelola perekonomian bangsa," jelasnya.

Jika desakan untuk membatalkan kenaikan harga BBM tidak juga digubris oleh pemerintah, maka tidak ada jalan lain selain mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk mundur sebagai pemimpin. "Batalkan atau mundur. Saya yakin rakyat pasti setuju jika SBY mundur. Karena SBY sebagai presiden sudah tidak lagi memikirkan nasib rakyat," tegasnya.

Kalau toh saat ini rakyat diam, bukan berarti rakyat tidak melakukan perlawanan. Justru diamnya rakyat adalah bukti perlawanan rakyat. "Diam itu juga tanda perlawanan rakyat. Jangan dipikir rakyat tidak akan melawan," tandasnya.

Saat ini Pemuda Demokrat Indonesia Kota Bekasi tengah menggencarkan konsolidasi dengan beragam element gerakan. Tidak hanya di Kota Bekasi, tetapi juga di luar di luar Kota Bekasi.

"Di internal Pemuda Demokrat kita intruksikan setiap PAC (Pimpinan Anak Cabang) dan Ranting, mengkonsolidasi masyarakat. Di level ekesternal komunikasi dengan element gerakan baik di Bekasi atau pun di luar juga sedang kita bangun. Beberapa elemen sudah menyatakan siap bergerak bersama-sama," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Presiden Prabowo Anugerahkan...
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Adipura ke PM India Narendra Modi
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved