Bahas APBNP 2013, PKS & PDIP punya opsi lain
Senin, 17 Juni 2013 - 19:15 WIB
Bahas APBNP 2013, PKS & PDIP punya opsi lain
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkapkan, ada opsi lain dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP).
"Sebab kalau menolak, otomatis balik ke APBN 2013, sementara kami PKS dan PDIP bagaimana opsi bisa diterima. Nah opsi ini yang akan dihilangkan," kata Anggota Fraksi PKS, Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).
Fahri menjelaskan, karena belum diputuskan adanya opsi selain setuju dan menolak, menerima maupun menyetujui, dengan catatan inilah lobi yang dilakukan fraksi dengan Pimpinan DPR RI, belum menemukan keputusan.
"Akan masih berlangsung, diskors, kalau gagal, kelahinya di paripurna yang jelas kami tidak mau, tidak ada celah untuk menolak. Sekarang hanya dua alternatif setuju atau tidak," terangnya.
"Sekarang ada dua alternatif, menerima APBNP dengan catatan, catatan tak merubah pasal, artinya BBM naik lagi, sementara kami harus tetap ada opsi," sambungnya.
Kendati demikian, kata dia, putusan mengenai RAPBNP 2013 harus segera ditentukan hari ini juga. "Harus selesai malam ini, tetapi belum ada jalan keluar, kalau kami tidak punya opsi bagaimana, opsinya hilang, ngapain hilang, ngapain voting, kalau opsi enggak ada, ngapain voting," tuntasnya.
"Sebab kalau menolak, otomatis balik ke APBN 2013, sementara kami PKS dan PDIP bagaimana opsi bisa diterima. Nah opsi ini yang akan dihilangkan," kata Anggota Fraksi PKS, Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).
Fahri menjelaskan, karena belum diputuskan adanya opsi selain setuju dan menolak, menerima maupun menyetujui, dengan catatan inilah lobi yang dilakukan fraksi dengan Pimpinan DPR RI, belum menemukan keputusan.
"Akan masih berlangsung, diskors, kalau gagal, kelahinya di paripurna yang jelas kami tidak mau, tidak ada celah untuk menolak. Sekarang hanya dua alternatif setuju atau tidak," terangnya.
"Sekarang ada dua alternatif, menerima APBNP dengan catatan, catatan tak merubah pasal, artinya BBM naik lagi, sementara kami harus tetap ada opsi," sambungnya.
Kendati demikian, kata dia, putusan mengenai RAPBNP 2013 harus segera ditentukan hari ini juga. "Harus selesai malam ini, tetapi belum ada jalan keluar, kalau kami tidak punya opsi bagaimana, opsinya hilang, ngapain hilang, ngapain voting, kalau opsi enggak ada, ngapain voting," tuntasnya.
(maf)