Tolak kenaikan BBM diragukan sikap final PKS

Sabtu, 15 Juni 2013 - 08:34 WIB
Tolak kenaikan BBM diragukan...
Tolak kenaikan BBM diragukan sikap final PKS
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menduga, tarik ulur sikap yang ditunjukkan oleh masing-masing elite partai koalisi tanpa kejelasan keputusan merupakan strategi politik.

Secara sengaja dipertontonkan untuk memecah konsentrasi publik menjelang paripurna pengambilan keputusan terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Lazim diketahui bahwa sikap politik partai yang diumbar ke publik pra pengambilan keputusan belum tentu menjadi sikap final mereka di rapat paripurna. Yang terjadi mereka tengah menguji sikap mereka ke publik. Sikap sesungguhnya baru pasti pada rapat paripurna nanti," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (15/6/2013).

Menurutnya, paripurna pengambilan keputusan tentang kenaikan harga BBM yang akan berlangsung lusa merupakan momentum untuk menilai komitmen partai sesungguhnya. Di sisi lain, publik mengharapkan konsistensi sikap politik yang diperlihatkan partai tak hanya sekedar demi pencitraan belaka.

"Dalam hal ini tantangan bagi PKS untuk membuktikan komitmen sikapnya yang berbeda dengan kebijakan umum koalisi," kata dia.

Dengan kata lain, lanjutnya, PKS jika sungguh beralasan kuat menolak kenaikan harga BBM, tentu tak cukup dengan mengumbar di publik tanpa ada sikap politik yang konsisten, khususnya menyangkut posisi politiknya dalam koalisi.

"PKS tak bisa dalam waktu bersamaan menampilkan raut wajah yang berbeda terkait sikap dan posisi politiknya," tandasnya.

Dikatakannya, jika PKS berani menyatakan penolakan terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, PKS juga harus siap berada di luar koalisi demi komitmennya menolak kebijakan tersebut.

"Sejauh ini PKS seperti enggan bersikap all out dengan koalisi. PKS hanya berteriak melawan pemerintah terkait BBM, tetapi menteri dari partainya menjadi eksekutor kebijakan pemerintah yang disangkalnya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
Daftar Pemain Timnas...
Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved