2014, TNI AU tambah 88 pesawat

Kamis, 13 Juni 2013 - 20:39 WIB
2014, TNI AU tambah...
2014, TNI AU tambah 88 pesawat
A A A
Sindonews.com - TNI AU mentargetkan tahun 2014 akan menambah 88 pesawat baru, baik untuk pesawat tempur, angkut maupun latih. Pesawat-pesawat itu rencananya untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan utama (alutsista) yang ada, khususnya pesawat milik TNI AU. Bahkan, untuk merealisasikan hal tersebut, mulai tahun ini beberapa pesawat sudah akan datang.

"Pesawat yang akan datang pada tahun ini, di antaranya pesawat T50 dan pesawat latih Grop," ungkap Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI IB Putu Dunia, usai menutup pendidikan (tupdik) AAU tahun 2013 di gedung sabang merauke, AAU, Kamis (13/6).

Pesawat lain yang akan datang, untuk pesawat tempur, yaitu F16, Sukhoi, dan Supertucano, untuk pesawat angkut CN295 dan Hercules serta Helicopter. Sehingga dengan bertambahnya alutsista ini, tentunya akan semakin meningkatkan kekuatan TNI AU dalam menjaga NKRI. "Pesawat itu, diharapkan sudah ada di Indonesia, tahun depan," katanya.

Selain pesawat, untuk pembangunan struktur dan postur pertahanan, TNI AU juga akan melengkapi alutsista modern, seperti radar hanud, peluru kendali jarak sedang dan pesawat tanpa awak.

Strategi lain dalam membangun kekuatan TNI AU, yakni dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengawaki alutsista itu.

"Konsekuensi dengan bertambahnya alutsista ini, yaitu harsus menyiapkan SDM lebih banyak, terutama penerbang," jelasnya.

Menurut IB Putu Dunia, untuk penerbang ditargetkan tiap tahun dapat meluluskan 40 penerbang. Baik yang berasal dari lulusan AAU maupun prajurit sukarela dinas pendek (PSDP). Guna memenuhi hal ini, selain mendidik di sekolah penerbang (Sekbang) milik TNI AU juga mendidik penerbang di luar negeri.

"Dengan langkah ini, untuk penerbang maupun yang mengawaki alutsista lainnya akan terus bertambah tiap tahunnya," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved