Pengamat: PKS harus gentlemen keluar dari koalisi

Rabu, 12 Juni 2013 - 14:40 WIB
Pengamat: PKS harus...
Pengamat: PKS harus gentlemen keluar dari koalisi
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta tak ragu untuk keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi. Maka itu, untuk memperbaiki citranya di mata masyarakat, PKS juga tak perlu menunggu surat resmi pemecatan dari Setgab koalisi.

"PKS harus gentlemen keluar dari koalisi, jika ingin dicitrakan baik. PKS tak perlu tunggu surat resmi dari SBY," kata pakar pengamat komunikasi Universitas Mercu Buana Heri Budianto kepada Sindonews, Rabu (12/6/2013).

Dia mengatakan, tidak diundangnya PKS dalam rapat yang digelar Setgab di Jakarta Convention Center (JCC) semalam, menunjukkan kalau partai berlambang bulan sabit kembar dan padi itu sudah tak dianggap sebagai partai koalisi.

"Melihat situasi terkini, soal Setgab koalisi yang tidak melibatkan PKS dalam rapat semalam, makin membuka, terlihat sikap Setgab koalisi pimpinan Partai Demokrat atas sikap mendua PKS," pungkasnya.

Maka itu, kata dia, seharusnya PKS peka terhadap sikap tersebut, jika Demokrat sudah tidak mengharapkan partai pimpinan Anis Matta itu berada di dalam koalisi.

"Saya kira itu merupakan realitas politik yang sebenarnya Setgab, khususnya Demokrat tidak menginginkan PKS ada di koalisi lagi. Mestinya PKS mengerti hal itu sebagai sinyal politik," tuturnya.

Sebelumnya, Setgab kembali menggelar rapat, yang sebelumnya juga pernah menggelar rapat di kediaman Wakil Presiden (Wapres) Boediono. Rapat yang digelar semalam juga masih membahas soal rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kompensasi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Kendati demikian, rapat yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali tidak hadir.

Ketua Harian Partai Demokrat (PD) Syarief Hasan mengungkapkan, PKS tidak diundang Setgab untuk menghadiri rapat tersebut. "Memang tidak diundang," kata Syarief, di DPR RI, Senayan, Jakarta.
(mhd)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
Walaupun Oposisi, PKS...
Walaupun Oposisi, PKS Tegaskan Ingin Berpolitik yang Asyik
Berita Terkini
Kejaksaan: Roy Suryo...
Kejaksaan: Roy Suryo Salah Alamat Minta Kejari Jaksel Batalkan Penetapan Tersangkanya
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved