Manajemen KJRI Jeddah harus dibenahi

Selasa, 11 Juni 2013 - 16:03 WIB
Manajemen KJRI Jeddah...
Manajemen KJRI Jeddah harus dibenahi
A A A
Sindonews.com - Insiden kemarahan buruh migran Indonesia di depan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Minggu 9 Juni 2013, dinilai bukan masalah baru.

"Kalau lihat persoalan yang ada tenaga kerja kita di Saudi Arabia dan biasanya kan tempat berkumpul semuanya di KJRI di Jeddah. Ini bukan persoalan baru, ini persoalan yang sudah menahun," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2013).

Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melihat, petugas di sana tidak pro aktif dan tidak memberikan pelayanan yang cukup baik, sehingga harus diperbaiki.

Menurutnya, harus ada memodernisasi sistem sehingga perizinan tidak perlu berlarut-larut dan menimbulkan antrean panjang dan lama. Pramono menegaskan, kalau hal itu terus terjadi, maka akan banyak orang tidak punya status di sana.

"Manajemen KJRI perlu diperbaiki, tidak bisa dilakukan dengan cara yang sekarang ini tidak proaktif. Saya yakin bisa dilakukan sederhana sekali kan. Yang penting ada keinginan," kata dia.

Mengenai rencana Komisi IX DPR akan ke Jeddah, Pramono mengaku belum mendapatkan usulan secara resmi. "Sampai hari ini saya belum menerima usulan itu. Untuk pengawasan tenaga kerja di Saudi Arabia, dalam hal ini pimpinannya Pak Taufik (Kurniawan dari PAN)," tukasnya.

Seperti diketahui, telah terjadi kerusuhan di depan kantor KJRI di Jalan Al Rehab Distrik, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu 9 Juni 2013 sekira 18.40 waktu setempat. Sebelum kejadian itu, para TKI bermasalah mengantre untuk mengurus amnesti atau pemutihan dan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai syarat mendapatkan paspor dan izin kerja tinggal atau identitas diri (iqoma).
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved