Rusuh di KJRI Jeddah, akibat mafia TKI

Selasa, 11 Juni 2013 - 08:20 WIB
Rusuh di KJRI Jeddah,...
Rusuh di KJRI Jeddah, akibat mafia TKI
A A A
Sindonews.com - Kerusuhan yang terjadi di Depan Gedung Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jalan Al Rehab Distrik, Jeddah, Arab Saudi, buntuk dari provokator yang merasa dirugikan dengan adanya pelayanan amnesti atau pemutihan.

"Mereka yang memprovokasi merupakan kalangan penampung TKI yang tidak berdokumen di Arab Saudi dan sejauh ini memperoleh keuntungan dari keberadaan para TKI tidak berdokumen atau illegal. Itulah para mafia TKI," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat saat dihubungi Sindonews, Selasa (11/6/2013).

Jumhur juga mengatakan, pelaku provokasi merupakan orang Indonesia yang mencari keuntungan dari para TKI illegal. Maka itu, kata dia, seharusnya satu bangsa jangan menyengsarakan saudaranya sendiri.

"Padahal yang melakukan itu orang Indonesia, seharusnya jangan mereka berbuat seperti itu (memprovokator) hanya demi uang," pungkasnya.

Pada kesempatan itu dia menambahkan, berdasarkan pengumuman pemerintah Arab Saudi, program amnesti bagi warga negara asing tidak berdokumen atau ilegal mulai 11 Mei hingga 3 Juli 2013.

"Adanya waktu tersebut, seharusnya TKI bisa bergantian dan ngantri. Tetapi karena ada provokator yang sengaja membuat hal tersebut jadi (kerusuhan) seperti itu," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved