Taufiq Kiemas dikenal sebagai pribadi anti permusuhan
Minggu, 09 Juni 2013 - 13:07 WIB
Taufiq Kiemas dikenal sebagai pribadi anti permusuhan
A
A
A
Sindonews.com - Putri sulung almarhum Presiden Soeharto, Siti Hardianti Rukmana ternyata mempunyai kenangan tersendiri terhadap mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas.
Kenangan tersebut menurut wanita yang akrab disapa Mbak Tutut tersebut terjadi saat istri dari Megawati Soekarnoputri tersebut sering mengunjungi mantan Presiden Soeharto.
“Dia seseorang yang baik sekali dan selalu menjaga silaturahmi, dan beliau juga datang waktu bapak masih ada,“ kata Tutut di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (9/6/2013).
Tutut menjelaskan, Taufiq pun sering datang ke rumahnya untuk menengok almarhum Soeharto. Dia pun, sempat bercengkerama dan bergurau dengan almarhum Suharto saat kunjungan tersebut.
“Baik sekali dengan kami keluarga menjaga tali silaturrahmi,“ ungkapnya.
Tutut pun mengaku punya kenangan khusus dengan kader PDIP tersebut. Menurutnya, sosok Taufiq adalah sosok yang damai dan tidak menebar permusuhan.
“Dia baik sekali dan dia selalu datang saat kami undang. Dia tidak pernah menampilkan permusuhan dan lain sebagainya. Selalu berbuat baik,“ jelasnya.
Ditambahkan Tutut, pihaknya pun mengaku sangat kehilangan akan sosok Taufik. “Atas nama keluarga Haji M Soeharto, kami turut berduka cita terutama kepada Ibu Mega dan putra-putrinya. Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dan diampuni dosanya,“ pungkasnya.
Kenangan tersebut menurut wanita yang akrab disapa Mbak Tutut tersebut terjadi saat istri dari Megawati Soekarnoputri tersebut sering mengunjungi mantan Presiden Soeharto.
“Dia seseorang yang baik sekali dan selalu menjaga silaturahmi, dan beliau juga datang waktu bapak masih ada,“ kata Tutut di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (9/6/2013).
Tutut menjelaskan, Taufiq pun sering datang ke rumahnya untuk menengok almarhum Soeharto. Dia pun, sempat bercengkerama dan bergurau dengan almarhum Suharto saat kunjungan tersebut.
“Baik sekali dengan kami keluarga menjaga tali silaturrahmi,“ ungkapnya.
Tutut pun mengaku punya kenangan khusus dengan kader PDIP tersebut. Menurutnya, sosok Taufiq adalah sosok yang damai dan tidak menebar permusuhan.
“Dia baik sekali dan dia selalu datang saat kami undang. Dia tidak pernah menampilkan permusuhan dan lain sebagainya. Selalu berbuat baik,“ jelasnya.
Ditambahkan Tutut, pihaknya pun mengaku sangat kehilangan akan sosok Taufik. “Atas nama keluarga Haji M Soeharto, kami turut berduka cita terutama kepada Ibu Mega dan putra-putrinya. Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dan diampuni dosanya,“ pungkasnya.
(kri)