Rapat Hambalang di Komisi X DPR masih misterius
Rabu, 05 Juni 2013 - 16:18 WIB
Rapat Hambalang di Komisi X DPR masih misterius
A
A
A
Sindonews.com - Staf Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika, Sures merampungkan pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus proyek sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sures mengaku dikonfirmasi mengenai rapat-rapat pembahasan proyek senilai Rp2,5 triliun ini di Komisi X DPR kala itu. Namun, dengan tegas dia menjawab tidak mengetahuinya.
"Saya (jawab) tidak tahu," kata Sures usai menjalani pemeriksaan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan Rabu, (5/6/2013).
Lebih jauh, Sures mengaku, menjadi staf Pasek sejak tahun 2011. Waktu itu Pasek duduk di Komisi X menggantikan Jero Wacik yang di PAW lantaran diangkat menjadi menteri oleh Presiden SBY.
Selama menjadi staf Pasek yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi III, Sures mengaku lebih banyak mengurus atau menjalin jaringan dengan para aktivis. Menurutnya, dirinya lebih sering mempersiapkan materi ketika Pasek diundang menjadi pembicara dalam sebuah acara.
Sures dimintai keterangan oleh penyidik KPK sekira tiga jam. Ia mengaku tidak banyak yang dikonfirmasi penyidik. "Kapan jadi staf? Ya hanya ngobrol-ngobrol santai aja," tukasnya.
Tak hanya Sures, masih ada dua staf anggota Komisi X DPR RI yang diperiksa sebagai saksi kasus Hambalang, yakni Nurdin selaku staf anggota DPR Komisi X DPR Mahyuddin dan Rakitman, staf anggota Komisi X DPR Dedy S Gumilar alias Miing.
Sures mengaku dikonfirmasi mengenai rapat-rapat pembahasan proyek senilai Rp2,5 triliun ini di Komisi X DPR kala itu. Namun, dengan tegas dia menjawab tidak mengetahuinya.
"Saya (jawab) tidak tahu," kata Sures usai menjalani pemeriksaan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan Rabu, (5/6/2013).
Lebih jauh, Sures mengaku, menjadi staf Pasek sejak tahun 2011. Waktu itu Pasek duduk di Komisi X menggantikan Jero Wacik yang di PAW lantaran diangkat menjadi menteri oleh Presiden SBY.
Selama menjadi staf Pasek yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi III, Sures mengaku lebih banyak mengurus atau menjalin jaringan dengan para aktivis. Menurutnya, dirinya lebih sering mempersiapkan materi ketika Pasek diundang menjadi pembicara dalam sebuah acara.
Sures dimintai keterangan oleh penyidik KPK sekira tiga jam. Ia mengaku tidak banyak yang dikonfirmasi penyidik. "Kapan jadi staf? Ya hanya ngobrol-ngobrol santai aja," tukasnya.
Tak hanya Sures, masih ada dua staf anggota Komisi X DPR RI yang diperiksa sebagai saksi kasus Hambalang, yakni Nurdin selaku staf anggota DPR Komisi X DPR Mahyuddin dan Rakitman, staf anggota Komisi X DPR Dedy S Gumilar alias Miing.
(kri)