Tak hadiri rapat Setgab, ini kata Presiden PKS

Rabu, 05 Juni 2013 - 00:32 WIB
Tak hadiri rapat Setgab,...
Tak hadiri rapat Setgab, ini kata Presiden PKS
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak menghadiri rapat Sekretariat Gabungan (Setgab) Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di rumah dinas Wakil Presiden (Wapres) Boediono, pada Selasa (4/6/2013), malam.

Presiden PKS Anis Matta mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui jika PKS diundang dalam rapat Setgab tersebut.

“Jika rapat Setgab koalisi materinya adalah pembahasan APBNP yang salah satunya poinnya adalah menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), sikap PKS sudah jelas menolak rencana kenaikan tersebut,” kata Anis Matta, saat berkunjung ke kediaman Sholahudin Wahid (Gus Sholah), di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa malam.

Seperti diberitakan, PKS tidak menghadiri undangan rapat Setgab. "PKS tidak hadir," kata Juru Bicara Wapres Boediono, Yopie Hidayat melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa malam.

Wapres Boediono memimpin rapat tersebut. Rapat yang dimulai pukul 20.00 WIB itu dihadiri para elite partai yang tergabung dalam Setgab partai koalisi pendukung pemerintahan SBY.

"Pak Wapres mendapat tugas dari bapak Presiden untuk memberi penjelasan secara terperinci mengenai rencana Pemerintah menaikkan harga BBM dan kebetulan revisi anggaran," kata Yopie.

Yopie mengatakan, beberapa elite partai koalisi pendukung Pemerintahan SBY yang tergabung dalam Setgab hadir untuk membahas soal kenaikkan harga BBM. Di antaranya adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surya Dharma Ali (SDA), dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Selain itu Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, serta beberapa elit parpol lainnya.

"Yang hadir antara lain Ical, Hatta, Muhaimin, Surya Dharma Ali. Demokrat ada Syarif Hasan dan Amir Syamsuddin. Golkar juga ada Setya Novanto," bebernya.
(maf)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Berita Terkini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved