Rakyat jangan pilih parpol korup

Selasa, 04 Juni 2013 - 15:15 WIB
Rakyat jangan pilih...
Rakyat jangan pilih parpol korup
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 masih setahun lagi. Partai politik akan melakukan cara apapaun untuk meningkatkan elektabilitasnya.

Begitu pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Positioning PKS untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi secara sadar dipastikan bagian dari upaya untuk menaikkan elektabilitas di saat terpaan isu korupsi menimpa elite kadernya.

Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR) melihat dari sisi pemilihnya. Dan berharap agar pemilih tidak melupakan rekam parpol yang korup, dan tidak memihak ke rakyat.

"Jangan lagi memilih parpol atau caleg korup dan tidak memperjuangan kesejahteraan rakyat," ujar Koordinator JPPR M Afifuddin, Selasa (4/52013).

Atas sikap PKS ini, JPPR tidak yakin elektabilitas PKS kemudian akan terdongkrak. Justru sebaliknya, masyarakat memandang PKS partai yang mencari amannya.

"Saya tidak yakin sikap PKS ini akan efektif meningkatkan elektabilitasnya, malah sikapnya justru meyakinkan masyarakat bahwa PKS hanya mencari aman," tuturnya.

Seperti diketahui, PKS memasang sejumlah spanduk di beberapa titik lokasi. Tidak hanya di Jakarta, spanduk itu juga dipasang di berbagai daerah.

"Tolak Kenaikan Harga BBM”. Demikian bunyi pesan spanduk yang dipasang di perempatan Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Spanduk dengan pesan sama, sebagian besar disertai gambar wajah politisi PKS seperti Triwisaksana, di antaranya ada yang bersama Presiden DPP PKS Anis Matta juga tersebar di beberapa titik strategis lain di Ibu Kota.

Kampanye penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) itu terlihat sangat heroik karena mengatasnamakan kepentingan rakyat: kenaikan harga BBM hanya akan menambah beban masyarakat.

Masyarakat yang sepakat dengan sikap tersebut tentu senang karena ada parpol yang membela kepentingannya.
(lns)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved