Demokrat persilakan Anis Baswedan ikut konvensi

Senin, 03 Juni 2013 - 18:24 WIB
Demokrat persilakan...
Demokrat persilakan Anis Baswedan ikut konvensi
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat mempersilahkan Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan untuk mengikuti penjaringan calon presiden (capres) untuk Pemilu 2014 melalui mekanisme konvensi.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, dengan mekanisme semi terbuka maka siapapun tokoh bisa mengikuti konvensi, namun ada beberapa persyaratan yang harus dilalui.

"Apa yang dipertimbangkan, tergantung dia masuk atau tidak. Kan rakyat yang memilih. Jadi, kita mau menampilkan sesuatu yang sudah menjadi opini rakyat. Sampai saat ini belum ada capres yang sudah di atas 20 persen," kata Max di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Dirinya menjelaskan, salah satu persyaratan yang haru dilewati adalah mampu melewati proses seleksi yang dilakukan tim komite. Tak hanya itu, mereka juga akan disurvei melalui tiga lembaga survei nasional.

"Kita ingin yang dihasilkan lembaga survei dipublikasikan media, sehingga transparan. Jadi, setelah ada penjaringan, jadi ada sistem. Dari hasil itulah yang kita dapat, bahwa hasil dari lembaga survei. Ada tiga lembaga survei yang kita pakai," sambungnya.

Max juga menegaskan bahwa partainya tidak menggunakan sistem undangan, namun lebih kepada pembukaan pendaftaran. Ia melanjutkan, Majelis Tinggi Partai Demokrat juga tidak akan turut campur dalam proses penjaringan, karena seluruhnya akan diserahkan kepada rakyat dan barulah hasilnya disahkan Majelis Tinggi.

"Majelis Tinggi hanya membentuk komite, komite itu yang bergerak, dan dikembalikan ke Majelis Tinggi untuk disahkan," tuntasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anis telah mengakui jika dirinya tertarik untuk menjadi capres 2014 dengan mekanisme konvensi Partai Demokrat. "Saya sih selalu siap untuk apa saja," kata Anis, kemarin.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved