Mensos: Mundur atau tidak hak menteri bersangkutan

Senin, 03 Juni 2013 - 17:22 WIB
Mensos: Mundur atau...
Mensos: Mundur atau tidak hak menteri bersangkutan
A A A
Sindonews.com - Salah satu kesimpulan dari hasil survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan keinginan yang besar dari masyarakat agar seluruh menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II yang maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2014 mengundurkan diri dari kabinet.

Menanggapi hal itu, Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Aljufri mengatakan, tuntutan agar menteri yang maju sebagai caleg mengundurkan diri dikembalikan kepada pribadi yang bersangkutan. Menurutnya, hak dari masing-masing menteri untuk maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2014.

"Ya saya pikir itu kan hak masing-masing ya," ujar Salim di Kantor Kemenesos, Jakarta Pusat, Senin (3/6/2013).

Menurutnya, partai politik (Parpol) memiliki pertimbangan dalam mengikutsertakan menterinya untuk maju sebagai caleg di Pemilu 2014 tersebut. "Mungkin partai tertentu melihat ini kansnya (menteri yang nyaleg) untuk menang, besar," katanya.

Khusus untuk dirinya, Salim memang mengaku tak berminat untuk mencalonkan diri kembali sebagai caleg dari PKS. Ia merasa tidak etis lebih mengutamakan dapil ketimbang masyarakat luas.

"Kalau saya pribadi kan tidak mencalonkan. Kalau Menteri Sosial kan ngurusin orang miskin, kalau saya hanya fokus di Daerah Pemilihan (Dapil) mungkin kurang fair juga. Mungkin itu alasan saya (enggak nyaleg),"pungkasnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, masyarakat meminta seluruh menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II yang maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2014 mengundurkan diri dari kabinet.

Peneliti Utama Lembaga Survei Nasional (LSN), Dipa Pradipta mengatakan, dengan alasan agar tidak terjadi conflict of interest antara kepentingan partai dan tugas negara. Yang mana mayoritas publik atau 71,3 persen meminta seluruh menteri di KIB II yang maju sebagai caleg di Pemilu 2014 mengundurkan diri dari kabinet.

"Hanya 7,3 persen yang tidak mempermasalahkan para menteri menjadi caleg," ujar Dipa Pradipta di Restoran Pulau Dua, Jalan Gatot Subroto, Taman Ria Senayan, Jakarta, Minggu 2 Juni 2013. Lebih lanjut dia menuturkan, sebanyak 15,2 persen responden mengaku tidak tahu atau tidak dapat menjawab.

Dia menambahkan, survei LSN kali ini juga menangkap adanya kesenjangan antara ekspektasi publik dengan sikap Presiden SBY dan para Menteri. Publik, lanjut dia, mengharapkan Pemerintah lebih konsentrasi mengurusi negara dan bekerja keras memperbaiki kinerja.

Namun, ujar dia, Presiden SBY dan para Menteri justru menyikapi dengan semakin mengutamakan sejumlah agenda politik partainya masing-masing.
(kri)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved