Demokrat buka peluang koalisi dengan PDIP
Kamis, 30 Mei 2013 - 16:32 WIB
Demokrat buka peluang koalisi dengan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf.
Menurut Nurhayati, tak hanya dengan PDIP saja, Demokrat membuka komunikasi politik dengan partai politik (parpol) lainnya untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Mungkin saja (koalisi dengan PDIP), kita (Demokrat) membuka komunikasi dengan semua (parpol)," kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2013).
Namun, kepastian mereka akan berkoalisi dengan partai politik mana baru akan ditentukan usai Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. "Ini kan belum putus. Kemungkinan kita terbuka dengan siapa saja. Partai Demokrat ingin nanti setelah ada Pileg, kita lihat di mana arahnya, tapi kan komunikasi itu terus terjalin," tuntasnya.
Diketahui, elektabilitas Partai Demokrat kembali merosot, kini dari hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) mereka menempati posisi empat dengan 7,1 persen.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Saan Mustopa mengatakan, target pemulihan elektabilitas partai ini akan berlangsung hingga akhir 2013, dengan menargetkan peningkatakan yang maksimal.
"Akan kita dorong survei untuk masukan dan evaluasi. Target Desember bahwa parpol kita sudah 100 persen pulih dan elektabilitas meningkat. Kita targetkan semaksimal mungkin," kata Saan di Gedung DPR RI, Selasa 28 Mei 2013.
Anggota Komisi III DPR ini pun optimis jika Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mampu meningkatkan elektabilitas jelang Pemilu 2014. "Harus yakin, kan yang selama ini yang tidak puas soal upaya pemberantasan korupsi kan bukan hanya pemerintah, ada lembaga independen untuk melawan korupsi, komitmen itu tetap tinggi," tuntasnya.
Menurut Nurhayati, tak hanya dengan PDIP saja, Demokrat membuka komunikasi politik dengan partai politik (parpol) lainnya untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Mungkin saja (koalisi dengan PDIP), kita (Demokrat) membuka komunikasi dengan semua (parpol)," kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2013).
Namun, kepastian mereka akan berkoalisi dengan partai politik mana baru akan ditentukan usai Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. "Ini kan belum putus. Kemungkinan kita terbuka dengan siapa saja. Partai Demokrat ingin nanti setelah ada Pileg, kita lihat di mana arahnya, tapi kan komunikasi itu terus terjalin," tuntasnya.
Diketahui, elektabilitas Partai Demokrat kembali merosot, kini dari hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) mereka menempati posisi empat dengan 7,1 persen.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Saan Mustopa mengatakan, target pemulihan elektabilitas partai ini akan berlangsung hingga akhir 2013, dengan menargetkan peningkatakan yang maksimal.
"Akan kita dorong survei untuk masukan dan evaluasi. Target Desember bahwa parpol kita sudah 100 persen pulih dan elektabilitas meningkat. Kita targetkan semaksimal mungkin," kata Saan di Gedung DPR RI, Selasa 28 Mei 2013.
Anggota Komisi III DPR ini pun optimis jika Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mampu meningkatkan elektabilitas jelang Pemilu 2014. "Harus yakin, kan yang selama ini yang tidak puas soal upaya pemberantasan korupsi kan bukan hanya pemerintah, ada lembaga independen untuk melawan korupsi, komitmen itu tetap tinggi," tuntasnya.
(maf)