Kejagung akan percepat sita aset Indosat

Kamis, 30 Mei 2013 - 09:43 WIB
Kejagung akan percepat...
Kejagung akan percepat sita aset Indosat
A A A
Sindonews.com - Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman mengatakan, akan mempercepat proses penyitaan terhadap aset-aset yang dimiliki PT Indosat Tbk dan PT Indosat Mega Media (IM2) yang telah merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun atas kasus penyalahgunaan jaringan frekuensi radio 2.1 GHz/3G.

"Mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi, setelah kami mengevaluasi terakhir ini," ujar Adi saat dimintai keterangan oleh wartawan, di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2013).

Diberitakan sebelumnya, Kejagung beberapa waktu lalu engah mempertimbangkan untuk memblokir rekening yang dimiliki oleh PT Indosat Tbk dan PT Indosat Mega Media (IM2) terkait dengan upaya pemerintah untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp1,3 triliun.

“Tentu saja dimungkinkan. Semua tergantung penyidik, kalau penyidiknya menganggap pemblokiran atau penyitaan diperlukan, akan kita lakukan," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Andhi Nirwanto menjawab pertanyaan wartawan di Kejagung.

Untuk diketahui, Kejagung telah menetapkan mantan Presdir PT Indosat Johny Swandy Sjam serta dua korporat, yakni PT Indosat dan PT IM2 sebagai tersangka.

Bahkan akan dijerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kepada mereka. Meski sejauh ini belum diketahui aset-aset yang telah diblokir dan disita. Kedua tersangka, Indar dan Johny juga tidak ditahan dan hanya dikenakan status tahanan kota.
(maf)
Berita Terkait
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Indosat M2 Berhenti...
Indosat M2 Berhenti Beroperasi, Pemerintah Diminta Lindungi Hak 500 Pekerja
Hallo! Usai Merger Harga...
Hallo! Usai Merger Harga Saham Indosat Naik ke Rp7.300
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved