Nanan: Kapolri berikutnya harus punya legalitas formal

Selasa, 23 April 2013 - 13:14 WIB
Nanan: Kapolri berikutnya...
Nanan: Kapolri berikutnya harus punya legalitas formal
A A A
Sindonews.com - Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Pol Nanan Sukarna menginginkan agar Kapolri pengganti Timur Pradopo nantinya memiliki legalitas formalnya yang cukup.

"Saya ingin secara pribadi, sebagai Wakapolri, ingin yang terpilih mereka yang cukup legalitas formalnya. Yang legitimasi yang cukup. Bukan dari luar, supaya polisinya kuat, sesuai dengan komitmen," ujar Nanan usai acara peluncuran buku 'Erman Suparman, Penjaga Marwah Hakim' di Kantor Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013).

Akan tetapi, dia enggan membeberkan siapa saja yang layak ikut di bursa Kapolri nantinya. Namun, ia menyebutkan kriterianya berasal dari bintang tiga.

"Berkali-kali saya sampaikan, saya kira sudah kelihatan siapa yang punya hak untuk ikut bursa Kapolri. Ya kan yang bintang 3 sekarang siapa? Bintang 3 yang masih punya waktu siapa? Yang sudah tidak mungkin siapa? Saya enggak mungkin, yang dibawah 2 tahun Undang-Undang mengatakan tidak bisa. Itu jelas kan," tuturnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan memasuki masa pensiun. Menurut Timur, pengantinya nanti meski berpangkat bintang tiga.

"Kan sudah jelas semua, bahwa pengganti saya harus bintang tiga," ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Selain itu, kata Timur, penggantinya nanti harus sudah menjabat selama setahun sebelum bintangnya bertambah. "Kemudian kriterianya jangan sampai kurang dari 1 tahun," katanya.

Dia pun mengaku tak masalah, bahwa masa pensiunnya dipercepat yang semestinya tahun depan. "Bahwa pengamanan Pemilu 2014 tentunya harus disiapkan dengan baik,"pungkasnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo akan pensiun awal Januari 2014. SBY kemudian meminta pergantian itu dipercepat mengingat momentum Pemilu 2014 tidak lama lagi. Alasan SBY keamanan untuk Pemilu 2014 harus segera dimulai sejak dini dengan segera memilih Kapolri yang baru.
(kri)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved