Parpol harus usut track record caleg

Sabtu, 20 April 2013 - 04:30 WIB
Parpol harus usut track...
Parpol harus usut track record caleg
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik dari Pusat Kajian dan kebijakan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid mengatakan, partai politik (parpol) harus memperhatikan track record para calon anggota legislatif (caleg).

Menurutnya, jangan sampai parpol terlanjur mempunyai caleg bermasalah dan akhirnya terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sehingga ketika caleg tersebut terlibat masalah, tentunya parpol yang bersangkutan yang merugi.

"Kalau hal ini tidak segera diperhatikan dan menjadi bahan evaluasi bagi parpol tersebut, tentunya siap-siap saja parpol mendapatkan hukuman dari publik dengan tdk mendapat dukungan dan berkurangnya suara di Pemilu (Pemilihan Umum) 2014 mendatang," kata Husin, saat dihubungi Sindonews, Sabtu (20/4/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Komisi IX DPR M Nasir akan kembali maju sebagai caleg DPR dari dapil Riau. Pria ini sebelumnya pernah diduga terlibat korupsi vaksin flu burung dan dugaan pemerasaan Jamsostek ini akan kembali maju dari Demokrat.

"Iya M Nasir sudah mendaftar lagi untuk caleg dari Demokrat. Dia masuk dapil dua tempat sebelumnya dia nyaleg. Dapil dua yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kuansing, Inhu, dan Inhil," terang Sekretaris Panitia Penjaringan Partai Demokrat Riau, Abdurahman Sani ketika dikonfirmasi Jumat 19 April 2013.

Majunya kembali M Nasir yang dulu ketahuan pernah menjenguk sepupunya Nazaruddin di LP di luar jam besuk kata Sani sudah dikoordinasikan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Namun ketika ditanya kapan resmi M Nasir mendaftar di Demokrat, Sani mengaku tidak mengetahui secara rinci. "Dia satu dari sekitar sepuluh caleg DPR RI dari Demokrat untuk dapil Riau. Saya sejauh ini sudah lama tidak berkomunikasi dengan M Nasir," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved