Atase pendidikan Timor Leste kunjungi Yogyakarta

Rabu, 10 April 2013 - 17:58 WIB
Atase pendidikan Timor...
Atase pendidikan Timor Leste kunjungi Yogyakarta
A A A
Sindonews.com - Atase Pendidikan Timor Leste untuk Indonesia Moises Da Silva menuturkan, Pemerintah Timor Leste sangat memperhatikan mutu pendidikan yang diterima mahasiswanya.

Hal inilah yang membuat perwakilan Pemerintah Timor Leste selalu rutin melakukan kunjungan ke negara-negara di mana generasi muda mereka menuntut ilmu. Namun dalam hal fasilitas, utamanya asrama, Pemerintah Timor Leste tidak ingin memfasilitasinya.

"Untuk beasiswa, kami memang memberikan bahkan pada sebagian dari mahasiswa kami yang kuliah di Indonesia. Namun untuk asrama kami sengaja tidak membuat karena kami tidak ingin nantinya keberadaan asrama mahasiswa kami, justru mengancam masyarakat daerah setempat," jelasnya, di Yogyakarta, Rabu (10/4/2013).

Kunjungan Pemerintah Timor Leste kali ini merupakan yang terbesar karena dalam rombongan ikut serta Wakil Perdana Menteri Timor Leste Fernando Lasama De Araujo, Menteri Solidaritas Sosial Ijabel Maria Guteres, Sekretaris Negara Urusan Veteran Julio Do Santos, dan Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia Manuel Serano.

Moises mengatakan, kunjungan Pemerintah Timor Leste ini sendiri dilakukan ke lima kota besar dimana jumlah mahasiswa asal negara tetangga Indonesia tersebut paling banyak.

"Kalaupun ada yang tinggal di asrama, kami pastikan itu asrama kampus, bukan asrama daerah. Sejak mengawali pendidikan di manapun, kami selalu menekankan agar mereka berbaur dengan masyarakat," ucapnya.

Kelima kota itu adalah Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Denpasar. Diakuinya, dari sekitar 4000-5000 mahasiswa Timor Leste yang belajar di Indonesia, 750-an diantaranya berada di Yogyakarta. Tak hanya melihat mutu, mereka juga ingin melihat bagaimana para mahasiswa beradaptasi dan berintegrasi dengan masyarakat asal.

"Mahasiswa kami tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai tujuan pendidikan. Negara tujuan lain yang juga menjadi tujuan menuntut ilmu ialah Australia, Thailand, Brazil, Malaysia, Kuba, dan Singapura. Namun memang yang memilih belajar keluar negeri hanya 20 persen dari seluruh mahasiswa kami," imbuhnya.

Diungkapkan Moises, Timor Leste sendiri memiliki tiga universitas di mana salah satunya adalah PTN (Perguruan Tinggi Negeri), empat sekolah tinggi dan dua akademik.

"Untuk pendidikan luar negerinya, bidang sains menjadi yang paling diminati, seperti pertambangan dan perminyakan. Hal ini dikarenakan daerah yang dulunya menjadi bagian dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tersebut tengah gencarnya membangun sektor industri mereka," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved