Setelah tertangkap tangan KPK, Bengkel AHRS tetap beroperasi
Rabu, 10 April 2013 - 09:42 WIB
Setelah tertangkap tangan KPK, Bengkel AHRS tetap beroperasi
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap basah tiga orang dalam kasus penyuapan pajak. Mereka di antaranya yakni oknum Dirjen Pajak, seorang perantara, dan seorang pengusaha yang juga pemilik bengkel di Jalan Tole Iskandar, Depok.
Salah satunya yakni Asep Hendro pemilik bengkel di Asep Hendro Racing Sport (AHRS) di Jalan Tole Iskandar Sukmajaya, Depok. Bengkel besar yang juga menjual aksesoris dan spare part kendaraan ini berdiri sejak tahun 2007.
Seluruh karyawan mengaku terkejut dan bingung dengan kasus yang menjerat bos mereka itu. Kendati demikian, para pegawai tetap membuka bengkel tersebut.
"Tetap beroperasi seperti biasa, belum ada perintah tutup sementara, bawahan sih bekerja saja," ungkap pihak keamanan bengkel, Efendi di lokasi, Rabu (10/4/2013).
Efendi menambahkan, para karyawat tidak mengetahui permasalahan tersebut, serta harus berbuat apa. Karena itu, kata dia, pihaknya hanya bisa menunggu perintah dari atasan selanjutnya.
"Enggak menyangka saja, karena Pak Asep orangnya baik, enggak tahunya ada berita ditangkap KPK. Itu urusan pimpinan sajalah, yang penting aktifitas biasa saja," tuturnya.
Salah satunya yakni Asep Hendro pemilik bengkel di Asep Hendro Racing Sport (AHRS) di Jalan Tole Iskandar Sukmajaya, Depok. Bengkel besar yang juga menjual aksesoris dan spare part kendaraan ini berdiri sejak tahun 2007.
Seluruh karyawan mengaku terkejut dan bingung dengan kasus yang menjerat bos mereka itu. Kendati demikian, para pegawai tetap membuka bengkel tersebut.
"Tetap beroperasi seperti biasa, belum ada perintah tutup sementara, bawahan sih bekerja saja," ungkap pihak keamanan bengkel, Efendi di lokasi, Rabu (10/4/2013).
Efendi menambahkan, para karyawat tidak mengetahui permasalahan tersebut, serta harus berbuat apa. Karena itu, kata dia, pihaknya hanya bisa menunggu perintah dari atasan selanjutnya.
"Enggak menyangka saja, karena Pak Asep orangnya baik, enggak tahunya ada berita ditangkap KPK. Itu urusan pimpinan sajalah, yang penting aktifitas biasa saja," tuturnya.
(mhd)