Kepercayaan hukum, Yusril: Sampai ke titik nadir
Selasa, 09 April 2013 - 18:57 WIB
Kepercayaan hukum, Yusril: Sampai ke titik nadir
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengakui, jika kepercayaan masyarakat terhadapan penegakan hukum di Indonesia kini terus merosot, bahkan sampai titik paling bawah.
"Kepercayaan terhadap hukum sudah sampai ke titik nadir. Karena itu memang tema PBB sekarang adalah menegakkan keadilan dan kesejahteraan," kata Yusril di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2013).
Mantan Menteri hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) ini mengatakan, apa yang dilakukan oleh lembaga survei tentang turunnya kepercayaan masyarakat soal hukum di Indonesia itu benar adanya.
"Survei itu membenarkan apa yang kami yakini bahwa penegakan hukum kita harus ditingkatkan. Kepercayaan terhadap hukum sudah rendah," tuturnya.
Maka itu, dia mengimbau, kepada pemerintah segera meningkatkan kepercayaan publik soal penegakan hukum kepada masyarakat melalui penuntasan permasalahan mengenai hukum.
"Institusi yang bisa menaikkan penegakan hukum hanya negara. Dan saya enggak bisa menaikkan hukum, yang bisa negara. Ini harus jadi perhatian," tandasnya.
Atas hal itu, dia pun mengklaim, saat ini penegakan hukum seadil-adilnya merupakan agenda besar partainya, jika menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
"Kami PBB memperjuangkan itu, walaupun semua partai meneriakkan keadilan, saya yakin yang paling serius dan mampu itu PBB," katanya.
"Kepercayaan terhadap hukum sudah sampai ke titik nadir. Karena itu memang tema PBB sekarang adalah menegakkan keadilan dan kesejahteraan," kata Yusril di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2013).
Mantan Menteri hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) ini mengatakan, apa yang dilakukan oleh lembaga survei tentang turunnya kepercayaan masyarakat soal hukum di Indonesia itu benar adanya.
"Survei itu membenarkan apa yang kami yakini bahwa penegakan hukum kita harus ditingkatkan. Kepercayaan terhadap hukum sudah rendah," tuturnya.
Maka itu, dia mengimbau, kepada pemerintah segera meningkatkan kepercayaan publik soal penegakan hukum kepada masyarakat melalui penuntasan permasalahan mengenai hukum.
"Institusi yang bisa menaikkan penegakan hukum hanya negara. Dan saya enggak bisa menaikkan hukum, yang bisa negara. Ini harus jadi perhatian," tandasnya.
Atas hal itu, dia pun mengklaim, saat ini penegakan hukum seadil-adilnya merupakan agenda besar partainya, jika menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
"Kami PBB memperjuangkan itu, walaupun semua partai meneriakkan keadilan, saya yakin yang paling serius dan mampu itu PBB," katanya.
(mhd)