Demokrat butuh politikus muda & bersih
Selasa, 09 April 2013 - 09:42 WIB
Demokrat butuh politikus muda & bersih
A
A
A
Sindonews.com - Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia Effendi Ghazali menilai, bergabungnya Yenny Wahid ke Partai Demokrat merupakan sebuah manuver yang di luar perkiraan banyak pihak.
Menurutnya, saat ini Demokrat dinilai membutuhkan kader muda yang bersih dan belum pernah terlibat kasus apapun dengan hukum.
"Mereka (Demokrat) membutuhkan orang muda dan bersih, Yenny Wahid mencakup hal itu," ujar Effendi saat dihubungi Sindonews, Selasa (9/4/2013).
Effendi mengungkapkan pemilik nama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh itu merupakan sosok yang mewakili kader muda dalam kancah politik Partai Demokrat. Selain itu Effendi menilai mempunyai basis massa Nahdlatul Ulama yang kuat, dan itu menjadi nilai penting dari Yenny.
"Yenny pun terbilang masih bersih dan tidak pernah terlibat kasus hukum apapun. Sehingga hal ini akan mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat yang sebelumnya terjun bebas," tegasnya.
Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai, bergabungnya Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Yenny Wahid bisa memberikan angin segar untuk partainya.
Tidak hanya itu, kata dia, Yenny juga bisa membawa loyalisnya di organisasi Nadhlatul Ulama (NU) masuk ke partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Bahkan, mantan anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Effendy Choirie alias Gus Choi siap bergabung ke partai itu jika Yenny mengajaknya bergabung ke Demokrat.
"Kemarin Gus Choi bilang sama aku, kalau Yenny ajak dia ke Partai Demokrat maka dia siap masuk. Jadi artinya Mba Yenny itu bisa membawa kader-kader NU," kata Ruhut di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin 8 April 2013.
Menurutnya, saat ini Demokrat dinilai membutuhkan kader muda yang bersih dan belum pernah terlibat kasus apapun dengan hukum.
"Mereka (Demokrat) membutuhkan orang muda dan bersih, Yenny Wahid mencakup hal itu," ujar Effendi saat dihubungi Sindonews, Selasa (9/4/2013).
Effendi mengungkapkan pemilik nama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh itu merupakan sosok yang mewakili kader muda dalam kancah politik Partai Demokrat. Selain itu Effendi menilai mempunyai basis massa Nahdlatul Ulama yang kuat, dan itu menjadi nilai penting dari Yenny.
"Yenny pun terbilang masih bersih dan tidak pernah terlibat kasus hukum apapun. Sehingga hal ini akan mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat yang sebelumnya terjun bebas," tegasnya.
Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai, bergabungnya Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Yenny Wahid bisa memberikan angin segar untuk partainya.
Tidak hanya itu, kata dia, Yenny juga bisa membawa loyalisnya di organisasi Nadhlatul Ulama (NU) masuk ke partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Bahkan, mantan anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Effendy Choirie alias Gus Choi siap bergabung ke partai itu jika Yenny mengajaknya bergabung ke Demokrat.
"Kemarin Gus Choi bilang sama aku, kalau Yenny ajak dia ke Partai Demokrat maka dia siap masuk. Jadi artinya Mba Yenny itu bisa membawa kader-kader NU," kata Ruhut di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin 8 April 2013.
(maf)