Kasus sprindik bocor, jangan kaburkan isu pemberantasan korupsi

Minggu, 07 April 2013 - 14:27 WIB
Kasus sprindik bocor,...
Kasus sprindik bocor, jangan kaburkan isu pemberantasan korupsi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y Tohari menilai, bocornya sprindik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sekretaris Ketua KPK Abraham Samad, Wiwin Suwandi jangan terlalu dibesar-besarkan. Sebab, kata dia, tak hanya sprindik, namun sama seperti halnya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) juga kerap kali beredar di publik.

Ia menegaskan, KPK dan publik tetap harus fokus pada kasus korupsi itu sendiri, bukan memperbesar kasus bocornya sprindik. Bocornya sprindik baginya bukan fenomena baru.

"BAP pun beredar dimana-mana. Jangan terkecoh dengan yang fundamental dan prinsipil. Intinya pemberantasan korupsi yang terpenting, jangan justru itu menjadi kabur," ungkapnya dalam acara simulasi Pemilih Pemula yang diselenggarakan CEPP (Center For Election & Political Party) FISIP UI, Depok, Minggu (07/04/2013).

Apalagi, kata dia, sprindik tersebut nyatanya sesuai dengan fakta, bukan sprindik palsu. Nyatanya, lanjut Hajriyanto. Apa yang dituangkan dalam sprindik bahwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjadi tersangka, memang fakta.

"Bukan sprindik palsu kan, nyatanya betul. Sesuai kenyataan. Jangan terpukau pada hal-hal insidental. Dan kita melupakan faktor intinya yakni pemberantasan korupsi. Jangan terlalu mendewa-dewakan prosedur, tak relevan. Kecuali kalau sprindik itu berbeda dengan apa yang terjadi. Kalau tak benar atau palsu dan digunakan untuk politik, manuver politik, fitnah dan pencemaran alat baik, itu yang salah," tukasnya.

Sebelumnya Komite Etik telah memberikan teguran tertulis kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad terkait kasus bocornya surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum. Meski terungkap bahwa pembocor sprindik Anas Urbaningrum adalah sekretaris Abraham Samad, Wiwin Suwandi.
(stb)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved