Bambang: Polri dahulukan kepentingan umum ketimbang pribadi

Selasa, 02 April 2013 - 09:27 WIB
Bambang: Polri dahulukan...
Bambang: Polri dahulukan kepentingan umum ketimbang pribadi
A A A
Sindonews.com - Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan, sebagai anggota Polri seharusnya lebih mendahlukan kepentingan orang banyak ketimbang individu. Karena, kepolisian merupakan pelayan masyarakat.

"Dahulukan kepentingan umum, ketimbang pribadi," kata staf pengajar di program Pascasarjana Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (UI) itu saat dihubungi Sindonews, Selasa (2/4/2013).

Dia menyarankan, agar para pimpinan Polri segera memberikan pengawasan terhadap bawahannya sebelum masalah penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan meningkat di lembaga Polri itu.

"Polri organisasi yang seharusnya satu sama lain memberikan pengawasan. Jangan tebang pilih dalam memberikan pengawasan itu," kata pria kelahiran Ngawi, 10 Desember 1947 itu.

Dia berharap, kedepan Polri mencari anggota lebih mengedepankan profesionalisme ketimbang kedekatan seperti saudara, atau teman dekat. Karena, itu akan memberikan penilaian yang subyektif. "Pilih kualitas yang baik. Tapi faktanya?" kata lulusan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Kepolisian lulus pada tahun 1971 itu.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, selama tiga bulan pertama di 2013, yakni dari Januari hingga Maret, ada 21 anggota Polri yang terlibat 17 kasus berat, lima di antaranya adalah perwira.

Menurutnya, kasus tersebut terkait adanya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan 21 polisi ini akibat buruknya sistem pengawasan internal di kepolisian dan tidak maksimalnya pengawasan atasan terhadap jajaran bawah.

"Ke-17 kasus berat yang dilakukan 21 polisi itu adalah, empat kasus salah tembak, empat kasus penyalahgunaan narkoba, dan tiga kasus penganiayaan. Terakhir ada enam kasus polisi yang berperilaku menyimpang," kata Neta S Pane.
(mhd)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved