KPU diminta coret Parpol tak penuhi 30 persen perempuan

Minggu, 31 Maret 2013 - 20:52 WIB
KPU diminta coret Parpol...
KPU diminta coret Parpol tak penuhi 30 persen perempuan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk berani mencoret partai politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) yang tidak mampu memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan saat pengajuan daftar bakal calon legislatif pada daerah pemilihan di semua tingkatan.

Menurut Anggota Koalisi Amankan Pemilu 2014, Toto Sugiarto hal itu sesuai dengan Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 yang memiliki kewenangan sesuai amanat Undang-Undang No 8 Tahun 2012 tentang pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten atau Kota, sebagai penyelenggara pemilu.

"KPU tetap tegas implementasikan UU No 8 Tahun 2012 tentang pemilu, khususnya isu keterwakilan perempuan yang telah terformulasi dengan baik melalui PKPU No 7 Tahun 2013," ujar Toto dalam konferensi persnya di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2013).

Ia pun mengaku heran jika Parpol Pemilu yang kini berada di DPR RI justru menolak sanksi tegas KPU andai Parpol tersebut tidak dapat memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan.

"Disayangkan jika komitmen itu dicederai parpol di DPR yang menolak, dan mengganggap keterwakilan perempuan dalam Peraturan KPU dilihat tindakan melanggar undang-undang," katanya.

"Khawatirnya, pernolakan oleh parpol bukan hanya soal kesesuaian antara perundang-undangan, tapi lebih kekhawatiran mereka tidak mampu memenuhi syarat, dan akhirnya tak bisa mencalonkan di dapil tertentu," lanjutnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan KPU berapa waktu lalu, Komisi II DPR RI menolak sanksi ini diterapkan. Rekomendasi mereka agar KPU cukup mengumumkan parpol mana saja, dan dapil mana saja yang tidak memenuhi 30 persen perempuan lewat media.
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved