PKS akui, kasus LHI pecah konsentrasi kader daerah

Jum'at, 24 Mei 2013 - 15:32 WIB
PKS akui, kasus LHI...
PKS akui, kasus LHI pecah konsentrasi kader daerah
A A A
Sindonews.com - Permasalahan dugaan kasus suap yang menimpa mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), ternyata mempengaruhi kinerja kader mereka di daerah.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Sulawesi Utara, Amir Liputo mengungkapkan, kasus tersebut cukup berpengaruh, hingga memaksa mereka untuk bekerja lebih giat guna mensukseskan target tiga besar di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

"Saya kira mengakui secara jujur tentu mengganggu, tetapi dengan kerja presiden partai, insya Allah mudah-mudahan tidak bermasalah dan kerja kita lipat ganda. Tetapi kami di wilayah harus tetap optimis. Kita harus yakin dan kerja keras, soal pengaruh mau tidak mau berpengaruh," katanya di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).

Ia pun mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa LHI, namun dirinya tetap mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan. "Tentu kami di wilayah prihatin karena untuk pertama kali partai yang pertama kali menurut kami luar biasa, kami prihatin, semoga bisa diselesaikan sejelas-jelasnya agar kami di daerah menerima dengan jelas," terangnya.

Sebelumnya, PKS terus melakukan persiapan untuk Pemilu 2014, setelah menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) beberapa waktu lalu, kini partai dengan lambang padi dan bulan sabit itu kembali mengumpulkan kadernya.

Dalam kegiatan kali ini, PKS akan menyelenggarakan election update yang bertujuan untuk membahas hasil survei nasional terhadap partai berbasis massa Islam ini. "Hari ini lebih banyak mendengarkan arahan umum presiden partai (Presiden PKS Anis Matta), lalu penjelasan survei yang terbaru, artinya dalam tempo maksimal dalam sebulan lalu," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Fahri Hamzah, di Bidakara.
(maf)
Berita Terkait
PKS Salurkan 18 Ribu...
PKS Salurkan 18 Ribu Kornet Daging Kurban untuk Ketahanan Pangan
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Mantan Presiden PKS...
Mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Bebas Bersyarat Sejak 6 Mei 2024
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved