Instruksi SBY kepada Polri untuk jaga keamanan
Jum'at, 24 Mei 2013 - 14:24 WIB
Instruksi SBY kepada Polri untuk jaga keamanan
A
A
A
Sindonews.com - Untuk meminimalisir munculnya kembali konflik antar kelompok, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), agar mampu menjaga keamanan di seluruh Indonesia.
"Persiden juga telah menginstruksikan agar aparatur kepolisian memberikan jaminan agar semua kelompok dapat memenuhi penggilan ibadahnya. Polri harus mampu memelihara kemanan dan ketertiban umum, siang dan malam," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, lewat rilisnya kepada redaksi Sindonews, Jumat (24/5/2013).
Presiden SBY berkomitmen, untuk senantiasa bekerja dengan seluruh kekuasaan dan kewenangan yang diberikan konstitusi kepadanya, agar memastikan diakhirinya semua bentuk intimidasi dan agitasi.
"Termasuk yang melibatkan kekerasan, perusakan, dan atau penyerangan terhadap rumah ibadah dan atau terhadap keselamatan harta dan jiwa penganutnya," urainya.
Meski begitu, SBY mengakui, tidak selamanya upaya yang dilakukan pemerintah berhasil. Namun pemerintah tidak akan pernah surut melakukan semua upaya yang mengancam hak-hak warga negara untuk menjalankan ibadahnya dalam suasana aman, terbebas dari rasa takut.
"Presiden SBY memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan di pusat dan di daerah untuk menjalankan amanah undang-undang dan konstitusi dengan penuh tanggung jawab," kata Daniel.
"Persiden juga telah menginstruksikan agar aparatur kepolisian memberikan jaminan agar semua kelompok dapat memenuhi penggilan ibadahnya. Polri harus mampu memelihara kemanan dan ketertiban umum, siang dan malam," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, lewat rilisnya kepada redaksi Sindonews, Jumat (24/5/2013).
Presiden SBY berkomitmen, untuk senantiasa bekerja dengan seluruh kekuasaan dan kewenangan yang diberikan konstitusi kepadanya, agar memastikan diakhirinya semua bentuk intimidasi dan agitasi.
"Termasuk yang melibatkan kekerasan, perusakan, dan atau penyerangan terhadap rumah ibadah dan atau terhadap keselamatan harta dan jiwa penganutnya," urainya.
Meski begitu, SBY mengakui, tidak selamanya upaya yang dilakukan pemerintah berhasil. Namun pemerintah tidak akan pernah surut melakukan semua upaya yang mengancam hak-hak warga negara untuk menjalankan ibadahnya dalam suasana aman, terbebas dari rasa takut.
"Presiden SBY memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan di pusat dan di daerah untuk menjalankan amanah undang-undang dan konstitusi dengan penuh tanggung jawab," kata Daniel.
(maf)