DKPP akan dalami bukti pelaporan Bawaslu

Rabu, 20 Maret 2013 - 16:37 WIB
DKPP akan dalami bukti...
DKPP akan dalami bukti pelaporan Bawaslu
A A A
Sindonews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan mendalami bukti-bukti yang diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait laporan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Juru Bicara (Jubir) DKPP Nur Hidayat Sardini, bukti dugaan pelanggaran sangat diperlukan untuk menindaklanjuti laporan yang diajukan oleh lembaga pengawas pemilu itu.

"Yang tak kalah pentingnya, apakah bukti-bukti dengan minimal 2 alat bukti yang disertakan Pengadu telah mencukupi," kata Nur melalui pesan singkat kepada Sindonews, Rabu (20/3/2013).

Nur juga menyampaikan dalam hal ini mereka juga tengah mencari materi utama yang diadukan oleh Bawaslu seperti waktu dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Husni Kamil Malik Cs ini.

"Kajian meliputi pula pokok materi aduan, seperti kapan waktu perbuatan tersebut dilakukan Ketua dan anggota KPU (Teradu). Di mana tempat perbuatan tersebut dilakukan Teradu," cetusnya.

"Dengan cara apa perbuatan tersebut dilakukan Teradu. Dan bagaimana perbuatan tersebut dilakukan Teradu," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, usai melakukan kajian terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga pemilihan itu, maka DKPP akan menggelar rapat pleno untuk menentukan laporan tersebut apakah diterima atau tidak.

"Usai tim kajian sekretariat DKPP melakukan kajian, hasilnya dilaporkan kepada Pleno DKPP untuk menentukan langkah berikutnya. Apabila syarat-syarat formil yang saya sebut di atas telah terpenuhi, kami akan menjadwalkan sidang sesegera mungkin."

"Namun apabila belum terpenuhi, kami akan meminta kepada Pengadu untuk memenuhinya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved