Polri menunggu hasil kerja Komite Etik KPK

Rabu, 06 Maret 2013 - 13:34 WIB
Polri menunggu hasil...
Polri menunggu hasil kerja Komite Etik KPK
A A A
Sindonews.com - Kabareskim Komisaris Jenderal Polisi Sutarman mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil kerja Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri bocornya surat perintah penyidikan (sprindik) Anas Urbaningrum.

"Saya sudah berkali-kali menyampaikan, saya menunggu dari proses pemeriksaan Komite Etik yang di KPK," ujar Sutarman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2013).

Jika ada tindak pidana, atas laporan Komite Etik, maka polri akan memproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Sutarman menegaskan bocornya sprindik berpotensi pada tindakan pelanggaran pidana.

"Kalau nanti Komite Etik menemukan ada pelanggaran tindak pidana dan itu harusnya ada. Ada tindak pidananya. Silakan Komite Etik menyerahkan kepada saya," kata dia.

Mengenai laporan dari loyalis Anas ke Bareskim Mabes Polri, Sutarman tetap keukeuh akan menunggu hasil kerja Komite Etik KPK, jika ditemukan tindak pidana maka harus diproses.

"Kalau memang ada pidananya serahkan pada kita. Jadi kita juga menghormati Komite Etik yang sudah bekerja," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
6 Kontroversi Kepala...
6 Kontroversi Kepala BGN Dadan Hindayana hingga Berujung Dicopot Prabowo
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Terbitkan Sprindik Baru,...
Terbitkan Sprindik Baru, KPK Kembangkan Kasus DJKA Sumatera
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved