Siapa yang dimaksud Anas orang bermuka dua itu?

Senin, 04 Maret 2013 - 11:32 WIB
Siapa yang dimaksud...
Siapa yang dimaksud Anas orang bermuka dua itu?
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kembali menulis status dalam akun twitternya. Namun, setiap muncul status baru, terkesan memiliki makna terkait politik yang saat ini tengah hangat.

Beberapa status terbaru Anas dalam akunnya itu antara lain "Jangan bermuka dua. Beda di depan beda di belakang#pesanayah". Status ini tidak jelas ditujukan ke siapa. Namun, sebelum melakukan kunjungannya ke beberapa negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bandara Halim Perdanakusuma memberi pernyataan terkait kasus hukum yang tengah menimpa Anas.

Pada kesempatan itu, SBY menyampaikan dirinya akan merasa senang jika Anas dinyatakan bebas dari segala sangkaan hukum. Alasannya, Partai Demokrat saat ini masih memiliki kepentingan terhadap mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) tersebut.

“Mudah-mudahan Pak Anas dibebaskan dari dakwaan, dinyatakan tidak bersalah dan itu membawa kebaikan. Saya berharap seperti itu dan segala sesuatunya menjadi baik. Bagi saya, sebagai orang yang pernah bersama di Demokrat jika Anas dinyatakan tidak bersalah tentu kami senang“ kata SBY sesaat sebelum bertolak ke Jerman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (3 Maret 2013).

Pernyataan ini tentu saja bertolakbelakang dengan rangkaian peristiwa politik sebelum Anas dinyatakan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus proyek Hambalang.

Ketika di Jeddah Arab Saudi, SBY mendesak KPK segera memperjelas status hukum Anas Urbaningrum. Meskipun, saat itu, Anas belum diperiksa sebagai saksi oleh KPK. Anas hanya baru dimintai keterangan terkait persoalan Hambalang.

Selain itu, muncul juga desakan dari elite partai binaan SBY itu agar Anas segera mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai. Alasannya, sering disebut-sebut dalam kasus Hambalang, sebagai Ketua Umum Partai, Anas turut andil menurunkan elektabilitas partai.

"Jika salah, ya kita terima memang salah. Kalau tidak salah, kami juga ingin tahu kalau itu tidak salah. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbanigrum yang juga diperiksa dan dicitrakan publik secara luas di tanah air sebagai bersalah atau terlibat dalam korupsi ini, meskipun KPK belum menentukan hasil pemeriksaan," ujar Presiden SBY di Jeddah, Arab Saudi, Senin (4 Februari 2013).

Tidak berselang lama desakan dari SBY dan jajaran elite Partai Demokrat, kemudian beredar ke publik draf surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum yang menyebutkan Anas sebagai tersangka, hingga pihak KPK membentuk Komite Etik untuk mengetahui siapa yang membocorkan draf tersebut, karena diduga ada kemungkinan orang dalam KPK terlibat dalam kasus bocornya draf tersebut.

Dari latar belakang persoalan tersebut, mungkinkah status di twitter Anas itu ditujukan untuk elite Majelis Tinggi Partai Demokrat? Hanya Anas yang mengatahui pasti status itu diutujukan secara khusus untuk siapa.

Bahkan beberapa status twitter lainnya juga terkesan memiliki makna politik yang ditujukan ke pihak tertentu. Misalnya, "Ojo gampang kuweden. Jangan mudah ketakutan#pesanayah. "Jangan takut bayang-bayangmu sendiri#pesanayah. "Jadi pemimpin jangan gampang mengeluh#pesanayah.
(kur)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved