Polemik Ibas, Amir hanya akui ada pertemuan
Rabu, 27 Februari 2013 - 17:17 WIB
Polemik Ibas, Amir hanya akui ada pertemuan
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin akui ada pertemuan dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin terkait dugaan adanya aliran dana proyek Hambalang ke Edi Baskoro Yudhoyono.
Namun, dalam pertemuan itu, dirinya membantah adanya aliran dana ke putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang biasa Ibas itu.
"Memang ada pertemuan sidang Kehormatan (Partai Demokrat) Juli 2011. Tapi, tidak ada sepatah katapun terkait Ibas. Dia (Anas) ingin membuat skenario," ujar Amir ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Namun, ditegaskan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) ini pihaknya tidak akan terpancing dengan kesaksian Anas tersebut. "Ya kami tenang-tenang saja karena itu cerita yang disampaikan Anas tidak seperti keadaannya," tukasnya.
Sekadar diketahui, saat wawancara eksklusif dengan RCTI yang ditayangkan dini hari tadi, Anas menjelaskan banyak hal. Saat pressenter RCTI, Aryo menanyakan terkait adanya aliran dana dari Nazaruddin ke Ibas, Anas mengalihkan ke Amir Syamsuddin.
Menurutnya, orang yang paling tahu soal aliran uang dari Nazaruddin kepada Ibas dan beberapa pihak lain adalah anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut.
"Kalau soal itu, tanya Pak Amir Syamsuddin, Pak Amir perawinya. Kalau dalam hadis, kan ada rawahu. Nah ini rawahunya Pak Amir, tapi kalau Pak Amir Syamsuddin tidak ingin menjawab itu, biar saya jadi pemain penggantinya," kata Anas.
Namun, dalam pertemuan itu, dirinya membantah adanya aliran dana ke putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang biasa Ibas itu.
"Memang ada pertemuan sidang Kehormatan (Partai Demokrat) Juli 2011. Tapi, tidak ada sepatah katapun terkait Ibas. Dia (Anas) ingin membuat skenario," ujar Amir ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Namun, ditegaskan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) ini pihaknya tidak akan terpancing dengan kesaksian Anas tersebut. "Ya kami tenang-tenang saja karena itu cerita yang disampaikan Anas tidak seperti keadaannya," tukasnya.
Sekadar diketahui, saat wawancara eksklusif dengan RCTI yang ditayangkan dini hari tadi, Anas menjelaskan banyak hal. Saat pressenter RCTI, Aryo menanyakan terkait adanya aliran dana dari Nazaruddin ke Ibas, Anas mengalihkan ke Amir Syamsuddin.
Menurutnya, orang yang paling tahu soal aliran uang dari Nazaruddin kepada Ibas dan beberapa pihak lain adalah anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut.
"Kalau soal itu, tanya Pak Amir Syamsuddin, Pak Amir perawinya. Kalau dalam hadis, kan ada rawahu. Nah ini rawahunya Pak Amir, tapi kalau Pak Amir Syamsuddin tidak ingin menjawab itu, biar saya jadi pemain penggantinya," kata Anas.
(kur)