JK: Jangan lihat capres dari umur

Kamis, 21 Februari 2013 - 16:08 WIB
JK: Jangan lihat capres...
JK: Jangan lihat capres dari umur
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), M Jusuf Kalla (JK) menolak secara tegas, jika ada yang meminta dirinya untuk sadar diri agar tidak mencalonkan sebagai calon presiden (Capres).

Menurut JK, yang terpenting untuk seorang presiden ialah memiliki sikap kepemimpinan, tanggung jawab, dan kebijaksanaan, bukan dibatasi dengan usia muda atau tua.

"Presiden dimana pun tidak pernah melihat umurnya tetapi wisdomnya, leadershipnya," jelas JK dalam diskusi dan bedah buku berjudul 'Perang Bintang 2014: Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres' di Kampus UIN, Ciputat, Tanggerang Selatan, Kamis (21/2/2013).

Dia melanjutkan, untuk menjadi seorang presiden juga bukan melalui proses pengkaderan antara yang muda dengan yang tua. Dirinya menguraikan, untuk seorang kepala negara tidak bisa melalui tua atau muda.

"Tidak bisa presiden itu dikaderkan. Karena apa, kalau presiden salah, hancur negeri ini paling tidak lima tahun. Jika menteri salah masih bisa dipecat, sekali lagi jika presiden salah, hancur bangsa ini, tidak bisa presiden dikaderkan," tegasnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, daripada melihat usia, sebaiknya untuk menjadi capres harus dilihat rekam jejak calon tersebut.

"Dari pada lihat itu (usia), lebih baik lihat track record, dengan rekam jejak itu dilihat dia bisa tidak jadi Capres untuk menjadi presiden," cetusnya.

Karena itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini meminta, agar tidak ada perbedaan antara capres dari tokoh muda maupun tua. "Jangan ada perbedaan antara yang muda dan tua, posisinya adalah siapa yang lebih mampu, itu saja," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved