PDK keluhkan kinerja KPU

Selasa, 19 Februari 2013 - 20:44 WIB
PDK keluhkan kinerja...
PDK keluhkan kinerja KPU
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) tuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak memperhatikan asas-asas penyelenggaraan pemilu, dalam membentuk Peraturan KPU (PKPU).

Hal tersebut dikatakan oleh Kuasa Hukum PDK Hamza Maudy Maussa. Kemudian kata dia, PKPU Nomor 14 Tahun 2012 yang dibuat secara tergesa-gesa, tanpa terlebih dahulu memenuhi asas publisitas. Bahkan, pihak KPU di Daerah Kota Depok tidak melakukan verifikasi faktual, dengan alasan tak ada anggaran.

"Dan ironisnya, hal ini tidak ditanggapi oleh KPU Pusat," keluhnya di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav.58, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2013).

Selain KPUD di Kota Depok, sambung dia, beberapa KPUD lainnya tak melakukan verifikasi faktual.

Seperti di wilayah Provinsi Papua seperti Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, Yalimo, Yahukimo, Lanny Jaya, Kabupaten Deiyai, Mimika, Merauke, Kepulauan Yapen, Yapoen Waropen, Memberamo Raya, Pegungan Bintang dan Puncak Jaya.

Selain itu, PDK juga tidak lolos di Provinsi Jawa Tengah. Namun, ketidak lolosan itu bukan disebabkan oleh kelalaian PDK.

"Melainkan kesalahan KPU karena KPU tidak mencermati formulir F13 (Surat pernyataan mengenai tak terpenuhinya keterwakilan perempuan) yang telah ditandatangani oleh presiden dan Sekjen (Sekretaris Jenderal) PDK dan telah diserahkan kepada KPU," tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, sengketa Pemilu ini sebelumnya telah diputuskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beberapa waktu lalu melalui upaya banding administrasi.

"Dimana Bawaslu menyatakan bahwa PDK di provinsi Jawa Tengah lolos verifikasi faktual. Ini jelas kesalahan KPU yang tidak cermat," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
Infografis
Komisioner KPU Dianggap...
Komisioner KPU Dianggap Boros Anggaran karena Tinggal di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved