Abraham: KPK tak pandang bulu soal korupsi

Rabu, 06 Februari 2013 - 16:23 WIB
Abraham: KPK tak pandang...
Abraham: KPK tak pandang bulu soal korupsi
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah dinilai tidak adil dalam menangani kasus korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

"Enggak ada diskriminasi lah. Kita itu selalu bertindak profesional dan adil. Kita menjalankan prinsip-prinsip akhlatul kharimah," kata Ketua KPK Abraham Samad di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2013).

Hal tersebut bermula saat anggota dewan yang berasal dari fraksi PKS mempertanyakan adanya perbedaan perilaku KPK saat penangkapan terhadap kader Partai Demokrat dengan kader PKS.

Ketika ditanya kendala untuk memeriksa Wakil Presiden Boediono, Abraham mengatakan proses Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) bukan lagi kewenangan KPK, melainkan Mahkamah Agung (MA). "BLBI itu kan ditangani Mahkamah Agung, bukan KPK," kata pria asal Makassar ini.

Sebelumnya, Abraham mengatakan, kasus Bank Century dipastikan tak akan berhenti sampai Budi Mulya (BM) dan Siti Chalimah Fadjrijah (SCF) saja. Keterlibatan Wakil Presiden Boediono dalam kasus itu tetap akan ditelisik.

Hanya saja, keterlibatan BM dan SCF, masih terus didalami sehingga belum dilakukan penahanan.

"Sama ketika kami menangani kasus Hambalang, Deddy Kusdinar itu ditetapkan jadi tersangka itu membutuhkan waktu sekitar hampir enam bulan, baru sampai ke menterinya. Jadi sabar-sabarlah menunggu," terangnya.

Sebagaimana diketahui, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sangat cepat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap impor daging sapi. Tak lewat sehari, Luthfi juga langsung mendapatkan penahanan.

Namun berbeda dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Setelah menyatakan ada keterlibatan Anas di kasus Hambalang, KPK tak jua memperjelas statusnya hingga kini.
(mhd)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved