Luthfi pasrah jika harus mendekam di rutan KPK

Kamis, 31 Januari 2013 - 17:16 WIB
Luthfi pasrah jika harus...
Luthfi pasrah jika harus mendekam di rutan KPK
A A A
Sindonews.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfie Hasan Ishaaq mengaku pasrah apabila usai pemeriksaan nanti tak diizinkan pulang, dan harus langsung mendekam di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, Kuasa Hukum Luthfie, Jaffar Assegaf juga mengaku tak mampu berbuat banyak lagi, jika kliennya itu benar-benar harus dibui malam ini.

“Kalau dia harus ditahan sesuai dengan prosedur kita harus bilang apa,“ ujar Jafar pasrah saat ditemui di gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Namun, kepastian ditahan atau tidak, Jafar sesungguhnya belum mengetahui secara jelas. Belum ada kabar dari penyidik mengenai perkembangan pemeriksaan.

“Kita belum tahu masih ada waktu beberapa jam. Sampai jam 10 malam nanti akan tahu ditahan atau tidak,“ tukasnya.

Sementara itu, dari pihak KPK sendiri pun belum bisa memberikan kepastian apakah anggota Komisi I DPR RI itu akan langsung menjalani penahanan hari ini.

“Sampai saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan,“ ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi.

Seperti diketahui, dalam kasus impor daging, Luthfi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

Keduanya, diduga menerima pemberian uang dari pengurus PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Perusahaan yang bergerak di bidang impor daging.

Sehingga, keduanya dijerat dengan Pasal Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Menurut informasi, Luthfi dijanjikan mendapat Rp40 miliar terkait kuota impor daging sapi. Sedangkan, uang sejumlah Rp1 miliar yang ditemukan di dalam operasi tangkap tangan di mobil Ahmad adalah uang muka untuk Luthfi.
(lns)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved