Mentan bantah pernah dihubungi Luthfi tambah kuota daging
Kamis, 31 Januari 2013 - 12:44 WIB
Mentan bantah pernah dihubungi Luthfi tambah kuota daging
A
A
A
Sindonews.com- Menteri Pertanian (Mentan) Suswono membantah isu yang menyebutkan bahwa Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq pernah meneleponnya untuk menambah kuota impor daging sapi.
"Enggak ada, enggak ada," tegas Suswono kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Suswono menambahkan, dirinya sama sekali tidak ingin menambah impor daging sapi. Dia justru meminta agar daging sapi lokal lebih dikedepankan ketimbang impor.
"Bahkan, saya minggu lalu sudah mengirim surat ke menko perekonomian, bahwa sapi di daerah siap mendukung Jakarta dan sekitarnya," ujar dia.
Karena itu, menurut Suswono, sangat aneh bila ada yang mengatakan bahwa pihaknya ingin menambah impor daging sapi karena diminta oleh koleganya di PKS tersebut. "Artinya, tidak perlu tambahan impor. Makanya aneh, saya saja malah nulis surat ke Menko untuk tidak lagi impor," jelasnya.
Seperti diketahui, KPK menduga Luthfi Hasan Ishaq yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR bersama AF menerima suap Rp 1 miliar dari pengusaha importir daging berinisial AAE dan JE dari PT Indoguna Utama. Tadi malam, Luthfi digelandang KPK dari Kantor DPP PKS di Pasar Minggu.
"Enggak ada, enggak ada," tegas Suswono kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Suswono menambahkan, dirinya sama sekali tidak ingin menambah impor daging sapi. Dia justru meminta agar daging sapi lokal lebih dikedepankan ketimbang impor.
"Bahkan, saya minggu lalu sudah mengirim surat ke menko perekonomian, bahwa sapi di daerah siap mendukung Jakarta dan sekitarnya," ujar dia.
Karena itu, menurut Suswono, sangat aneh bila ada yang mengatakan bahwa pihaknya ingin menambah impor daging sapi karena diminta oleh koleganya di PKS tersebut. "Artinya, tidak perlu tambahan impor. Makanya aneh, saya saja malah nulis surat ke Menko untuk tidak lagi impor," jelasnya.
Seperti diketahui, KPK menduga Luthfi Hasan Ishaq yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR bersama AF menerima suap Rp 1 miliar dari pengusaha importir daging berinisial AAE dan JE dari PT Indoguna Utama. Tadi malam, Luthfi digelandang KPK dari Kantor DPP PKS di Pasar Minggu.
(kri)