6 bulan tidak maksimal, Dirjen PAS di evaluasi
Jum'at, 25 Januari 2013 - 17:26 WIB
6 bulan tidak maksimal, Dirjen PAS di evaluasi
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) hanya memberikan waktu enam bulan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) yang baru Muhammad Sueb, untuk memperlihatkan hasil kerjanya.
Wamenkum HAM Denny Indrayana mengatakan, jika dalam tenggat waktu itu Dirjen PAS tidak maksimal, maka akan segera di evaluasi.
"Kalau enam bulan Pak Sueb tidak punya progres sesuai diharapkan, Pak Menteri (Amir Syamsuddin) akan evaluasi," kata Denny di Kantor Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2013).
Menurut Denny, penggantian Dirjen PAS, hanya untuk memaksimalkan kinerja Kemenkum HAM. Pasalnya, perlu ada penyegaran di jajaran kementerian tersebut, meskipun hanya di level pimpinan.
"Kita akan lihat penyegaran ini, kalau tidak mambawa dampak yang diharapkan harus siap untuk di evaluasi," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, khusus di dalam lembaga permasyarakatan (LP), Dirjen PAS harus menegakkan program anti handphone (HP) dan bebas narkoba. Di sisi lain, terkait maraknya pungli di LP, Denny mengaku akan terus melakukan pembersihan.
"Kalau orang menganggap masalah, ini bagian dari upaya kita," pungkasnya.
Wamenkum HAM Denny Indrayana mengatakan, jika dalam tenggat waktu itu Dirjen PAS tidak maksimal, maka akan segera di evaluasi.
"Kalau enam bulan Pak Sueb tidak punya progres sesuai diharapkan, Pak Menteri (Amir Syamsuddin) akan evaluasi," kata Denny di Kantor Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2013).
Menurut Denny, penggantian Dirjen PAS, hanya untuk memaksimalkan kinerja Kemenkum HAM. Pasalnya, perlu ada penyegaran di jajaran kementerian tersebut, meskipun hanya di level pimpinan.
"Kita akan lihat penyegaran ini, kalau tidak mambawa dampak yang diharapkan harus siap untuk di evaluasi," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, khusus di dalam lembaga permasyarakatan (LP), Dirjen PAS harus menegakkan program anti handphone (HP) dan bebas narkoba. Di sisi lain, terkait maraknya pungli di LP, Denny mengaku akan terus melakukan pembersihan.
"Kalau orang menganggap masalah, ini bagian dari upaya kita," pungkasnya.
(maf)