Bawaslu ciut hentikan penyelewengan dana bansos

Senin, 21 Januari 2013 - 18:29 WIB
Bawaslu ciut hentikan...
Bawaslu ciut hentikan penyelewengan dana bansos
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dinilai tidak memiliki keberanian untuk menghentikan Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) yang disinyalir menggunakan dana hibah maupun bantuan sosial (bansos) untuk kampanye mereka.

Anggota Komisi II DPR Akbar Faisal mengatakan, sebenarnya Bawaslu mengetahui adanya aliran dana kampanye yang diperoleh dari dana hibah maupun bansos. Politikus Partai Hanura ini menjelaskan, lembaga yang dipimpin Muhammad ini tidak memiliki keberanian.

"Ya sebenarnya ditemukan oleh Bawaslu, maka seharusnya dihentikan proses Pilkada itu, tetapi apa berani, katanya harganya terlalu mahal untuk memberhentikan Pilkada," kata Akbar kepada Sindonews di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2013).

Menurutnya, lebih mahal jika risiko yang ditimbulkan karena adanya aliran dana bansos maupun hibah untuk kampanye. Dirinya berpendapat, penggunaan dana tersebut adalah kebohongan besar yang berimplikasi pada kehidupan sosial masyarakat.

"Mahal dari mana, apa tidak lebih mahal dari resiko yang akan kita hadapi ke depan, bagaimana sistem sosial kita rusak dari Pilkada penuh kebohongan itu," tukasnya.

Akbar pun menyayangkan banyaknya aturan mengenai Pemilukada di Tanah Air, namun tidak ada yang membahas mengenai aliran dana kampanye ilegal tersebut. Sehingga korupsi politik itu terus berlanjut.

"Ini aturan terlalu banyak peraturan, tetapi kadang-kadang sudah sampai sejauh mana implementasinya," pungkasnya.

Untuk informasi, Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Indonesia Budget Center (IBC) merilis bahwa dana hibah dan bansos rentan diselewengkan untuk dana kampanye partai politik.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved