Ini 9 langkah strategis PPP menuju Pemilu 2014
Selasa, 15 Januari 2013 - 01:30 WIB
Ini 9 langkah strategis PPP menuju Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menyusun langkah strategis untuk menuju Pemilu 2014. Menembus urutan ketiga adalah target partai berlambang Kakbah ini.
Sekretaris DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan, ada beberapa langkah yang telah dipersiapkan untuk menuju Pemilu 2014 ini oleh partainya.
"Sesuai dengan nomor urut PPP yakni sembilan, kami juga telah memiliki sembilan langkah strategis," jelasnya melalui rilis Selasa (15/1/2013).
Sembilan langkah strategis yang dimaksud itu antara lain, pertama, mempertahankan perolehan suara pada pemilu 2009 yang mencapai 5,7 juta suara.
Kedua, mengambil kembali suara yang pernah menjadi milik PPP di daerah basis pada pemilu 1999, di mana suara PPP mencapai 11,2 juta suara. Ketiga, merebut simpati pemilih pemula yang mencapai 1/4 suara pemilih pada Pileg 2014.
"Keempat membuka 30 persen kuota pencalegan kepada parpol yang tak lolos sebagai peserta pemilu maupun sorcing profesional sesuai kompetensi yang dibutuhkan komisi," jelasnya.
Kelima, menjadi garda terdepan dalam perjuangan politik keumatan melalui silaturahmi intensif kepada seluruh ormas Islam. Keenam, mencetak 1,9 juta atau 3 kader inti di setiap 631 ribu TPS.
Ketujuh, meneruskan perjuangan Wali Sembilan berupaya melakukan pelegalan nilai-nilai syariat di bumi nusantara melalui peraturan perundangan dan perda dalam bingkai NKRI. "Termasuk yang paling dekat digodok adalah RUU Pengendalian Miras," imbuhnya.
Memenuhi secara konsisten 30 persen kuota perempuan di pencalegan seluruh tingkatan dan kesembilan, menempatkan caleg yang bersih, kompeten, dan amanah sebagai bekal meraih kepercayaan umat.
Sekretaris DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan, ada beberapa langkah yang telah dipersiapkan untuk menuju Pemilu 2014 ini oleh partainya.
"Sesuai dengan nomor urut PPP yakni sembilan, kami juga telah memiliki sembilan langkah strategis," jelasnya melalui rilis Selasa (15/1/2013).
Sembilan langkah strategis yang dimaksud itu antara lain, pertama, mempertahankan perolehan suara pada pemilu 2009 yang mencapai 5,7 juta suara.
Kedua, mengambil kembali suara yang pernah menjadi milik PPP di daerah basis pada pemilu 1999, di mana suara PPP mencapai 11,2 juta suara. Ketiga, merebut simpati pemilih pemula yang mencapai 1/4 suara pemilih pada Pileg 2014.
"Keempat membuka 30 persen kuota pencalegan kepada parpol yang tak lolos sebagai peserta pemilu maupun sorcing profesional sesuai kompetensi yang dibutuhkan komisi," jelasnya.
Kelima, menjadi garda terdepan dalam perjuangan politik keumatan melalui silaturahmi intensif kepada seluruh ormas Islam. Keenam, mencetak 1,9 juta atau 3 kader inti di setiap 631 ribu TPS.
Ketujuh, meneruskan perjuangan Wali Sembilan berupaya melakukan pelegalan nilai-nilai syariat di bumi nusantara melalui peraturan perundangan dan perda dalam bingkai NKRI. "Termasuk yang paling dekat digodok adalah RUU Pengendalian Miras," imbuhnya.
Memenuhi secara konsisten 30 persen kuota perempuan di pencalegan seluruh tingkatan dan kesembilan, menempatkan caleg yang bersih, kompeten, dan amanah sebagai bekal meraih kepercayaan umat.
(lns)