DKPP siap sidangkan komisioner KPU

Jum'at, 11 Januari 2013 - 06:04 WIB
DKPP siap sidangkan...
DKPP siap sidangkan komisioner KPU
A A A
Sindonews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) siap menindaklanjuti laporan dari partai politik (Parpol) yang tak lolos sebagai peserta Pemilu 2014, tentang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses verifikasi faktual parpol peserta pemilu.

"Sesuai Undang-Undang (UU) kan, bila ada perkara yang diadukan ke kami, ya kami proses," kata Juru Bicara DKPP Nur Hidayat Sardini kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, saat menanggapi gugatan Partai Bulan Bintang (PBB), Jumat (11/1/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, PBB berniat menyeret para komisioner KPU ke sidang kode etik DKPP. PBB melakukan langkah itu, terkait hasil verifikasi faktual parpol peserta Pemilu 2014. PBB merupakan salah satu dari 24 Parpol yang dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilu.

"Ya, kita juga akan meminta DKPP, karena DKPP itu berperan masalah kode etik dari para komisioner-komisioner KPU," kata Ketua Umum PBB MS Kaban, di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2013).

Mantan Menteri Kehutanan (Menhut) ini menilai, KPU seringkali melanggar Undang-undang dalam proses verifikasi parpol. Menurutnya, hal itu yang akan menjadi salah satu pertanyaan yang akan diajukan ke DKPP.

"Ya pertanyaaan kita adalah kalau Komisioner sudah berulang-ulang melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang, apakah itu etis? Nah itu yang menurut kami, langkah-langkah yang kita lakukan supaya DKPP tidak bersikap pasif," pungkasnya.

Dari hasil rapat pleno terbuka KPU, yang dilakukan pada Senin 7 Desember 2012 dan berakhir pada Selasa 8 Desember 2012 dinihari lalu. KPU menyatakan 24 parpol tidak memenuhi syarat untuk ikut Pemilu 2014 mendatang.

Sementara, 10 parpol lainnya dinyatakan KPU berhak mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu. Sepuluh parpol yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2014 itu adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP,) Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Kemudian Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved