KPK masih kejar bukti keterlibatan PNS Kemenag

Minggu, 30 Desember 2012 - 19:18 WIB
KPK masih kejar bukti...
KPK masih kejar bukti keterlibatan PNS Kemenag
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terpengaruh dengan penonaktifan 15 pejabat eselon I-III, Kementerian Agama (Kemenag).

Pasalnya lembaga antikorupsi itu berpegang dan terus mengejar bukti-bukti keterlibatan PNS Kemenag, dalam kasus dugaan korupsi pengurusan anggaran pengadaan Alquran dan laboratorium komputer MTs tahun anggaran 2011/2012.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, langkah penonaktifan 15 pejabat Kemenag itu harus dipahami sebagai tindakan internal.

Menurutnya, tentu pembebastugasan itu berdasar pada kepemilikan data-data, yang kemudian Kemenag menyimpulkan si A atau si B itu harus diberi sangksi.

Dari sisi KPK, bebernya, pihaknya melihat tersedianya dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan siapapun oknum yang terlibat dalam kasus itu.

"Itu kan dari sisi internal mereka. Kalau KPK melihatnya sejauh mana menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan. Sampai hari ini belum. Ingat ini belum ya, bukan tidak," kata Johan saat dihubungi Sindonews.com di Jakarta, Minggu (30/12/2012).

Dia menjelaskan, di Januari 2013 tidak bisa dipastikan penyelidikan pengadaan kasus pengadaan Alquran dan pengadaan laboratorium dinaikan ke tahap penyidikan, dengan tersangka dari PNS Kemenag.

Yang pasti, lanjutnya, sampai saat ini kasus di Kemenag masih dalam proses penyelidikan. Johan menegaskan, apabila penyelidikan pengadaannya sudah ditemukan tersangkanya tentu KPK langsung mengumumkan kepada publik.

"Kalau di penyelidikan itu kan orang (PNS Kemenag yang dipanggil) belum punya status. Tetapi dipanggil dalam rangka dimintai keterangan untuk KPK melakukan klarifikasi terhadap kasus itu. Kesimpulan sampai hari ini, KPK masih perlu melakukan penyelidikan. Jadi belum ada kesimpulan orang ini dimintai pertanggungjawaban secara hukum atau ngga," tandasnya.
(stb)
Berita Terkait
PT Semen Tonasa Bantu...
PT Semen Tonasa Bantu Pengadaan Alquran Braille untuk Tunanetra
KPK Koordinasi Penanganan...
KPK Koordinasi Penanganan Korupsi Benih Bawang Merah di NTT
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi MAN Model 1 Manado Segera Disidangkan
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101 Jhon Irfan Kenway
Mantan Kepala BIG Tersangka...
Mantan Kepala BIG Tersangka Korupsi Pengadaan Citra Satelit
Tersangka Korupsi Damkar...
Tersangka Korupsi Damkar Depok Bertambah, PNS Pejabat Pengadaan
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved