PPP janji terus berkoalisi sampai 2014
Minggu, 30 Desember 2012 - 06:10 WIB
PPP janji terus berkoalisi sampai 2014
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkomitmen terus akan berkoalisi di dalam pemerintahaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai 2014. Komitmen itu tak akan terpengaruh oleh persiapannya menghadapi Pemilu yang digelar 2014 mendatang.
"Saya kira komitmen seluruh parpol yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Setgab) untuk berkoalisi di dalam pemerintahan SBY-Boediono ini terus berjalan sampai 2014," tutur Ketua DPP PPP Arwani Thomafi kepada Sindonews, Minggu (30/12/2012).
Jika kemudian di tengah komitmen itu terdapat tahapan partai politik (parpol) harus menyiapkan diri menghadapi Pemilu, maka itu persoalan yang berbeda dan tidak akan saling berpengaruh.
"Tentu masing-masing Parpol punya persiapan khusus untuk menang di Pemilu 2014, saya kira keinginan itu tidak boleh mengganggu komitmen untuk berkoalisi," imbuhnya.
Sebelumnya, banyak kalangan pengamat politik memperkirakan parpol koalisi akan menjauhi pemerintahan menjelang Pemilu 2014. Salah satu penyebabnya, karena citra pemerintahan yang dipimpin SBY terus menurun.
"Pemerintah akan semakin sulit mengatur partai koalisi karena tidak ada satu partai pun yang ingin terlalu dekat dengan pemerintahan. Tentu mereka akan menjaga citranya dengan menjaga jarak," kata pengamat politik Universitas Paramadina Yudi Latif, saat seminar Budaya Politik Indonesia dan Kelas Menengah, di Grand Alia Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 29 Desember 2012.
"Saya kira komitmen seluruh parpol yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Setgab) untuk berkoalisi di dalam pemerintahan SBY-Boediono ini terus berjalan sampai 2014," tutur Ketua DPP PPP Arwani Thomafi kepada Sindonews, Minggu (30/12/2012).
Jika kemudian di tengah komitmen itu terdapat tahapan partai politik (parpol) harus menyiapkan diri menghadapi Pemilu, maka itu persoalan yang berbeda dan tidak akan saling berpengaruh.
"Tentu masing-masing Parpol punya persiapan khusus untuk menang di Pemilu 2014, saya kira keinginan itu tidak boleh mengganggu komitmen untuk berkoalisi," imbuhnya.
Sebelumnya, banyak kalangan pengamat politik memperkirakan parpol koalisi akan menjauhi pemerintahan menjelang Pemilu 2014. Salah satu penyebabnya, karena citra pemerintahan yang dipimpin SBY terus menurun.
"Pemerintah akan semakin sulit mengatur partai koalisi karena tidak ada satu partai pun yang ingin terlalu dekat dengan pemerintahan. Tentu mereka akan menjaga citranya dengan menjaga jarak," kata pengamat politik Universitas Paramadina Yudi Latif, saat seminar Budaya Politik Indonesia dan Kelas Menengah, di Grand Alia Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 29 Desember 2012.
(lns)