Rayakan malam tahun baru, Kapolri ingatkan kebakaran
Kamis, 27 Desember 2012 - 16:07 WIB
Rayakan malam tahun baru, Kapolri ingatkan kebakaran
A
A
A
Sindonews.com - Kapolri Jendral Timur Pradopo mengimbau kepada masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun di Car Free Day Night untuk selalu waspada. Terutama bagi mereka yang ingin merayakannya dengan pesta kembang api yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
"Terutama kalau menggunakan kembang api, karena itu bisa mengganggu keamanan dan kebakaran, harus hati-hati," ujar Timur di Istana Negara Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Selain itu, Timur juga mengimbau agar masyarakat tertib khususnya saat antre kendaraan yang dipastikan akan membludak pada malam pergantian tahun nanti. "Tentunya pasti kendaraan banyak, masyarakat banyak, kalau pun toh ada kemacetan tetap dalam suasana antrean yang tertib," tuturnya.
Lebih jauh, Timur mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan disejumlah titik, bukan hanya pada kota-kota besar yang dijadikan sebagai pusat perayaan pergantian tahun, tetapi juga pada gereja-gereja. Pasalnya, umat Nasrani kerap menjalani ibadah di malam pergantian tahun.
"Itu sasaran pengamanan yang memang menjadi langkah-langkah yang harus disinergiskan antara masyarakat, untuk bisa menjaga pengamanan masing-masing, juga dari kepolisian dibantu TNI sehingga diharapkan nanti pelaksanaan malam tahun baru berjalan kondusif," kata Timur.
"Terutama kalau menggunakan kembang api, karena itu bisa mengganggu keamanan dan kebakaran, harus hati-hati," ujar Timur di Istana Negara Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Selain itu, Timur juga mengimbau agar masyarakat tertib khususnya saat antre kendaraan yang dipastikan akan membludak pada malam pergantian tahun nanti. "Tentunya pasti kendaraan banyak, masyarakat banyak, kalau pun toh ada kemacetan tetap dalam suasana antrean yang tertib," tuturnya.
Lebih jauh, Timur mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan disejumlah titik, bukan hanya pada kota-kota besar yang dijadikan sebagai pusat perayaan pergantian tahun, tetapi juga pada gereja-gereja. Pasalnya, umat Nasrani kerap menjalani ibadah di malam pergantian tahun.
"Itu sasaran pengamanan yang memang menjadi langkah-langkah yang harus disinergiskan antara masyarakat, untuk bisa menjaga pengamanan masing-masing, juga dari kepolisian dibantu TNI sehingga diharapkan nanti pelaksanaan malam tahun baru berjalan kondusif," kata Timur.
(san)