Tembak di tempat pengacau Natal
Senin, 24 Desember 2012 - 20:52 WIB
Tembak di tempat pengacau Natal
A
A
A
Sindonews.com - Dalam perayaan Natal kali ini, aparat keamanan memperhatikan serius soal pengamanan di pusat-pusat ibadah umat Kristiani. Bahkan aparat kepolisian di Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluarkan perintah tembak di tempat untuk para pengacau.
"Kalau ada yang mengacaukan tembak di tempat. Apalagi yang ada kesengajaan mengadakan aksi teror itu harus tembak di tempat. Tapi mudah-mudahan di Kaltim aman," kata Kapolda kaltim Irjen Pol Anas Yusuf, Senin (24/12/2012).
Meski demikian, aparat kepolisian juga sudah melakukan langkah antisipasi. Seperti siang tadi, tim Gegana Brimob Polda Kaltim menyisir sejumlah gereja di Samarinda.
"Sementara dari hasil analisa intelejen kita, kondisi di Kaltim cukup kondusif. Tapi kita tidak bisa under estimated," kata Anas.
Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sejak dua hari yang lalu seluruh jajaran Polres se-Kaltim sudah berjaga. Perhatian pengamanan Polda Kaltim lebih terfokus kepada pengamanan di kota-kota besar di Kaltim, seperti Balikapapan, Samarinda, dan Tarakan.
"Kita tetap tidak under estimated, kita maksimalkan untuk melakukan kegiatan umat kristiani dalam melaksanakan ibadah sebaik-baiknya," pungkas Anas.
"Kalau ada yang mengacaukan tembak di tempat. Apalagi yang ada kesengajaan mengadakan aksi teror itu harus tembak di tempat. Tapi mudah-mudahan di Kaltim aman," kata Kapolda kaltim Irjen Pol Anas Yusuf, Senin (24/12/2012).
Meski demikian, aparat kepolisian juga sudah melakukan langkah antisipasi. Seperti siang tadi, tim Gegana Brimob Polda Kaltim menyisir sejumlah gereja di Samarinda.
"Sementara dari hasil analisa intelejen kita, kondisi di Kaltim cukup kondusif. Tapi kita tidak bisa under estimated," kata Anas.
Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sejak dua hari yang lalu seluruh jajaran Polres se-Kaltim sudah berjaga. Perhatian pengamanan Polda Kaltim lebih terfokus kepada pengamanan di kota-kota besar di Kaltim, seperti Balikapapan, Samarinda, dan Tarakan.
"Kita tetap tidak under estimated, kita maksimalkan untuk melakukan kegiatan umat kristiani dalam melaksanakan ibadah sebaik-baiknya," pungkas Anas.
(san)