TNI di Kongo raih, medali penghargaan PBB
Minggu, 23 Desember 2012 - 13:33 WIB
TNI di Kongo raih, medali penghargaan PBB
A
A
A
Sindonews.com - Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO (Mission De L Organesation Des Nations Unies Pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo), berhasil merampungkan misinya di Kongo.
Atas keberhasilannya itu, PBB melalui MONUSCO menganugerahkan piagam dan medali kepada Kontingen Garuda (Konga).
Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco Lettu Cku Sulikan mengungkapkan, piagam dan medali diserahkan oleh Komandan Brigade Ituri Brigjen Sabbhir Ul Karim (Bangladesh), kepada Konga yang di terima oleh Komandan Satgas Letkol Czi Sapto Widhi Nugroho di Bumi Nusantara Camp Dungu, Kongo, Sabtu (22/12).
Setelah satu tahun melaksanakan tugas dalam misi perdamaian di Demokratik Republik of Congo (DRC), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO pada tanggal 29 Desember 2012 mengakhiri tugasnya dan kembali ke tanah air.
Menurut dia, bertugas selama setahun di Kongo sangat berkesan dengan kinerja 175 prajurit TNI. Sebab, selama ini telah terjalin kedekatan dengan rakyat Kongo dan jalinan keakraban antara Pasukan Garuda dengan penduduk lokal.
"Ini tidak akan dapat ditemukan pada kontingen negara lain, yang sama-sama melaksanakan tugas di Negara Kongo," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (23/12).
Selain dekat dengan hati rakyat Kongo, Pasukan Garuda juga telah menyelesaikan semua tugasnya yang diberikan oleh PBB melalui MONUSCO di bawah Komando Brigade Ituri. Diantaranya, rehabilitasi jalan antara Dungu-Duru tahap II sepanjang 42 km, pemeliharaan jalan dan jembatan antara Dungu-Faradje sepanjang 145 Km, pemeliharaan Bandara dan Helipad Dungu, rehabilitasi penjara, pembangunan Kantor Brigade FARDC Sektor Rudia, membantu seluruh Kontingen yang berada di daerah Dungu, serta membantu fasilitas jalan dan jembatan bagi penduduk setempat.
Karenanya, pada saat memberikan piagam penghargaan dan penyematan medali tersebut, PBB melalui Brigjen Sabbhir mengakui, pasukan TNI bukan hanya pandai membangun jalan dan jembatan.
Tetapi, juga telah membangun jalan dan jalinan jembatan hati rakyat Kongo dengan seluruh pasukan yang tergabung dalam Kompi Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO.
"Hendaknya kontingen dari negara lain bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Pasukan Garuda, yang selalu berhasil dalam tugas dan dekat dengan hati rakyat Kongo," tukasnya sembari mengucapkan selamat jalan dan terima kasih atas kinerja setahun di Kongo.
Atas keberhasilannya itu, PBB melalui MONUSCO menganugerahkan piagam dan medali kepada Kontingen Garuda (Konga).
Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco Lettu Cku Sulikan mengungkapkan, piagam dan medali diserahkan oleh Komandan Brigade Ituri Brigjen Sabbhir Ul Karim (Bangladesh), kepada Konga yang di terima oleh Komandan Satgas Letkol Czi Sapto Widhi Nugroho di Bumi Nusantara Camp Dungu, Kongo, Sabtu (22/12).
Setelah satu tahun melaksanakan tugas dalam misi perdamaian di Demokratik Republik of Congo (DRC), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO pada tanggal 29 Desember 2012 mengakhiri tugasnya dan kembali ke tanah air.
Menurut dia, bertugas selama setahun di Kongo sangat berkesan dengan kinerja 175 prajurit TNI. Sebab, selama ini telah terjalin kedekatan dengan rakyat Kongo dan jalinan keakraban antara Pasukan Garuda dengan penduduk lokal.
"Ini tidak akan dapat ditemukan pada kontingen negara lain, yang sama-sama melaksanakan tugas di Negara Kongo," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (23/12).
Selain dekat dengan hati rakyat Kongo, Pasukan Garuda juga telah menyelesaikan semua tugasnya yang diberikan oleh PBB melalui MONUSCO di bawah Komando Brigade Ituri. Diantaranya, rehabilitasi jalan antara Dungu-Duru tahap II sepanjang 42 km, pemeliharaan jalan dan jembatan antara Dungu-Faradje sepanjang 145 Km, pemeliharaan Bandara dan Helipad Dungu, rehabilitasi penjara, pembangunan Kantor Brigade FARDC Sektor Rudia, membantu seluruh Kontingen yang berada di daerah Dungu, serta membantu fasilitas jalan dan jembatan bagi penduduk setempat.
Karenanya, pada saat memberikan piagam penghargaan dan penyematan medali tersebut, PBB melalui Brigjen Sabbhir mengakui, pasukan TNI bukan hanya pandai membangun jalan dan jembatan.
Tetapi, juga telah membangun jalan dan jalinan jembatan hati rakyat Kongo dengan seluruh pasukan yang tergabung dalam Kompi Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO.
"Hendaknya kontingen dari negara lain bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Pasukan Garuda, yang selalu berhasil dalam tugas dan dekat dengan hati rakyat Kongo," tukasnya sembari mengucapkan selamat jalan dan terima kasih atas kinerja setahun di Kongo.
(stb)