2013, diperkirakan korupsi politik meningkat
Sabtu, 22 Desember 2012 - 11:53 WIB
2013, diperkirakan korupsi politik meningkat
A
A
A
Sindonews.com – Tahun 2013 diperkirakan terjadinya korupsi politik semakin meningkat. Pada tahun itu, partai politik (parpol) sibuk untuk mengumpulkan dana politiknya untuk menghadapai Pemilu 2014.
Selain itu, pada tahun 2013 diperkirakan konflik parpol juga meningkat. Gesekan antar kandidat baik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres) akan terjadi. Bahkan, fraksi yang ada di DPR juga semakin meninjolkan perbedaannya demi kepentingan politik masing-masing.
“Dua catatan penting yang akan terjadi di tahun 2013," ujar Direktur Advokasi Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada (Pukat UGM) Oce Madril dalam acara Polemik Sindo Radio dengan tajuk : Setahun Wajah Hukum Indonesia, di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2012)
Sementara itu, kasus korupsi tahun 2012 berdasarkan catatan yang dimilikinya, lebih didominasi oleh parpol atau terkait dengan aktifitas parpol. Apalagi, sebagian besar yang duduk dikabinet merupakan dari kalangan parpol yang diberi tugas “untuk menghimpun dana politik”.
Maka itu, dia mengingatkan kepada semua pihak, perilaku seperti inilah yang perlu diwaspadai. "Kami melihat bahwa kasus korupsi akan meningkat dan memang sebagian besar yang duduk dikabinet, merupakan kader parpol,” tukasnya.
Selain itu, pada tahun 2013 diperkirakan konflik parpol juga meningkat. Gesekan antar kandidat baik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres) akan terjadi. Bahkan, fraksi yang ada di DPR juga semakin meninjolkan perbedaannya demi kepentingan politik masing-masing.
“Dua catatan penting yang akan terjadi di tahun 2013," ujar Direktur Advokasi Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada (Pukat UGM) Oce Madril dalam acara Polemik Sindo Radio dengan tajuk : Setahun Wajah Hukum Indonesia, di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2012)
Sementara itu, kasus korupsi tahun 2012 berdasarkan catatan yang dimilikinya, lebih didominasi oleh parpol atau terkait dengan aktifitas parpol. Apalagi, sebagian besar yang duduk dikabinet merupakan dari kalangan parpol yang diberi tugas “untuk menghimpun dana politik”.
Maka itu, dia mengingatkan kepada semua pihak, perilaku seperti inilah yang perlu diwaspadai. "Kami melihat bahwa kasus korupsi akan meningkat dan memang sebagian besar yang duduk dikabinet, merupakan kader parpol,” tukasnya.
(kur)