Bidik capres, PKS mengelus JK
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:31 WIB
Bidik capres, PKS mengelus JK
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan Presiden sudah mulai dekat, sejumlah partai politik (parpol) sudah mulai membidik para tokoh untuk diusung jadi calon presiden (capres) 2014 mendatang. Salah satunya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikabarkan melirik mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK).
Dikonfirmasi soal itu, Ketua DPP PKS Mustofa Kamal mengatakan, pihaknya melirik banyak tokoh di Indonesia.
"Kita mengelus banyak orang, bukan cuma Jusuf Kalla (JK), bukan cuma Chairul Tanjung (CT), TNI, polri, kalau potensial kita juga terbuka," ujar ketua DPP PKS, Mustofa kamal di komplek Senayan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Menurutnya, di internal PKS sendiri banyak tokoh muda potensial untuk dicalonkan sebagai capres, seperti, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta dan mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan beberapa kepala daerah dari internal PKS sendiri.
Mantan ketua Fraksi PKS ini menjamin, partainya akan tetap mendorong kader potensial atau tokoh luar partai supaya tampil dalam percaturan politik nasional.
"Siapa saja anak-anak bangsa yang punya prestasi baik dan di berbagai sektor pembangunan untuk kemudian kita dorong," ujarnya.
Sedangkan untuk mengatasi krisis kepemimpinan, maka PKS akan menjaring sejumlah tokoh nasional. "Makanya kita sedang lihat entah tokoh dari luar, atau kader partai," pungkasnya.
Dikonfirmasi soal itu, Ketua DPP PKS Mustofa Kamal mengatakan, pihaknya melirik banyak tokoh di Indonesia.
"Kita mengelus banyak orang, bukan cuma Jusuf Kalla (JK), bukan cuma Chairul Tanjung (CT), TNI, polri, kalau potensial kita juga terbuka," ujar ketua DPP PKS, Mustofa kamal di komplek Senayan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Menurutnya, di internal PKS sendiri banyak tokoh muda potensial untuk dicalonkan sebagai capres, seperti, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta dan mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan beberapa kepala daerah dari internal PKS sendiri.
Mantan ketua Fraksi PKS ini menjamin, partainya akan tetap mendorong kader potensial atau tokoh luar partai supaya tampil dalam percaturan politik nasional.
"Siapa saja anak-anak bangsa yang punya prestasi baik dan di berbagai sektor pembangunan untuk kemudian kita dorong," ujarnya.
Sedangkan untuk mengatasi krisis kepemimpinan, maka PKS akan menjaring sejumlah tokoh nasional. "Makanya kita sedang lihat entah tokoh dari luar, atau kader partai," pungkasnya.
(lns)