Akbar minta Ical jangan acuhkan masukan Wantim
Kamis, 20 Desember 2012 - 11:13 WIB
Akbar minta Ical jangan acuhkan masukan Wantim
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar menyatakan, pencapresan Aburizal Bakrie (Ical) di 2014 perlu dievaluasi pada Juni 2013, atau setahun setelah penetapan. Evaluasi itu untuk melihat hasil kerja selama setahun, apakah elektabilitas Ical sudah naik atau tidak.
Ketua Dewan Pertimbangan PG Akbar Tanjung menegaskan, agar Ical dan DPP Partai Golkar memperhatikan surat wantim. Pasalnya, hal itu untuk masa depan dan kebaikan partai berlambang pohon beringin itu.
"Saran wantim melalui surat kepada DPP (Dewan Pimpinan Pusat) itu patut dipertimbangkan dan diperhatikan, ini untuk kepentingan partai," kata Akbar saat dihubungi wartawan, Kamis (20/12/2012).
Akbar meminta elemen partai tetap berkomitmen dalam membangun partai, sehingga semua saran yang masuk harus diperhatikan.
"Jika memang Ical dan DPP Partai Golkar berkomitmen kepada pembangunan partai, seharusnya surat Wantim itu diperhatikan," tegasnya.
Lebih lanjut mantan Ketua DPR ini menjelaskan, Wantim berfungsi untuk memberikan saran kepada DPP. Karena itu dalam setiap mengambil keputusan, saran Wantim penting, sebab sudah dipertimbangkan secara matang, dan perlu didengar.
"Orang-orang yang ada di Wantim itu adalah orang-orang yang mampu melihat perkembangan, serta dinamika politik yang ada, baik di lingkungan internal partai dan eksternal partai," pungkasnya.
Ketua Dewan Pertimbangan PG Akbar Tanjung menegaskan, agar Ical dan DPP Partai Golkar memperhatikan surat wantim. Pasalnya, hal itu untuk masa depan dan kebaikan partai berlambang pohon beringin itu.
"Saran wantim melalui surat kepada DPP (Dewan Pimpinan Pusat) itu patut dipertimbangkan dan diperhatikan, ini untuk kepentingan partai," kata Akbar saat dihubungi wartawan, Kamis (20/12/2012).
Akbar meminta elemen partai tetap berkomitmen dalam membangun partai, sehingga semua saran yang masuk harus diperhatikan.
"Jika memang Ical dan DPP Partai Golkar berkomitmen kepada pembangunan partai, seharusnya surat Wantim itu diperhatikan," tegasnya.
Lebih lanjut mantan Ketua DPR ini menjelaskan, Wantim berfungsi untuk memberikan saran kepada DPP. Karena itu dalam setiap mengambil keputusan, saran Wantim penting, sebab sudah dipertimbangkan secara matang, dan perlu didengar.
"Orang-orang yang ada di Wantim itu adalah orang-orang yang mampu melihat perkembangan, serta dinamika politik yang ada, baik di lingkungan internal partai dan eksternal partai," pungkasnya.
(maf)